Taman Jahri Saleh Disiapkan Jadi Ruang Belajar Anak
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyaksikan dari dekat binatang peliharaan di Kebun Binatang Mini Jahri Saleh, Banjarmasin. (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).
Pemkot Banjarmasin Fokus Benahi Fasilitas Dasar
Sejumlah perbaikan dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan area terbuka hingga peningkatan sirkulasi udara di dalam kawasan taman. Langkah ini dinilai penting agar taman tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga menjadi tempat rekreasi edukatif bagi keluarga.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menegaskan bahwa perawatan fasilitas umum tidak harus selalu menunggu kerusakan besar atau ketersediaan anggaran tambahan. Menurutnya, perbaikan kecil yang dilakukan secara rutin justru menjadi kunci keberlanjutan fungsi ruang publik.
“Hal-hal kecil harus segera diperbaiki. Kalau dibiarkan, justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar ke depan,” ujarnya.
Konsep taman edukasi yang dikembangkan akan menghadirkan satwa tertentu, seperti burung yang tidak termasuk kategori satwa dilindungi, sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak. Pengembangan tersebut disesuaikan dengan luas area taman yang berkisar antara 1,6 hingga 1,8 hektare.
Selain infrastruktur fisik, perhatian juga diarahkan pada pengelolaan kawasan. Pemerintah Kota menekankan pentingnya peran petugas di lapangan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan taman agar pengunjung, khususnya anak-anak, dapat beraktivitas dengan aman.
Untuk melengkapi fasilitas yang belum terakomodasi dalam APBD, Pemkot Banjarmasin membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Skema ini diharapkan mampu mempercepat pembenahan fasilitas pendukung tanpa membebani anggaran daerah.
“Ke depan, Taman Jahri Saleh ditargetkan menjadi alternatif ruang belajar dan rekreasi ramah anak bagi warga Banjarmasin, khususnya pada akhir pekan, sekaligus memperkuat fungsi taman kota sebagai ruang publik yang inklusif,” tutupnya. (Ridzky Husna).
