Taman Jahri Saleh dan Keseriusan Merawat Masa Depan Anak Kota

0
WALI KOTA YAMIN

Foto Ilustrasi - Wali Kota Banjarmasin saat berinteraksi dengan burung peliharaan di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Banjarmasin. (Foto - Redaksi Economic Travelling.Com).

Di tengah berbagai agenda pembangunan kota,mulai dari infrastruktur, layanan publik, hingga penataan kawasan termasuk banjir, perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap pembenahan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh patut dicatat sebagai langkah strategis yang sering luput dari sorotan.

Kota ini tidak memiliki kebun binatang maupun taman edukasi satwa yang representatif, sehingga keberadaan Jahri Saleh memiliki posisi penting sebagai satu-satunya ruang belajar satwa yang dekat dan terjangkau bagi masyarakat.

Keseriusan Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, dalam membenahi taman tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kota tidak semata diukur dari beton dan aspal, tetapi juga dari kualitas ruang publik yang menyentuh kebutuhan dasar warga, terutama anak-anak.

Perhatian pada fasilitas dasar, perawatan bertahap, serta pengelolaan yang berkelanjutan mencerminkan pendekatan pembangunan yang lebih manusiawi dan berpihak pada masa depan.

Edukasi satwa memiliki peran yang jauh melampaui fungsi rekreasi. Bagi anak-anak, mengenal satwa secara langsung bukan sekadar belajar nama dan jenis, tetapi menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan empati, kasih sayang, dan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup lain.

Interaksi semacam ini berkontribusi pada pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini, sekaligus meningkatkan kecerdasan emosional dan sosial anak.

Lebih jauh, edukasi satwa membantu anak memahami keseimbangan ekosistem dan peran penting setiap makhluk hidup di dalamnya. Dari sini, anak-anak belajar bahwa aktivitas manusia memiliki dampak nyata terhadap keberlangsungan alam.

Kesadaran ini penting di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari kerusakan habitat hingga krisis iklim.

Namun edukasi satwa bukan hanya soal menyampaikan informasi. Edukasi adalah proses menanamkan rasa cinta terhadap alam. Melalui taman edukasi yang dikelola dengan baik, anak-anak dan masyarakat diajak memahami keanekaragaman hayati, pentingnya konservasi, serta nilai hidup berdampingan secara harmonis dengan alam. Dari kesadaran itu, tumbuh perilaku ramah lingkungan dan kemauan untuk terlibat dalam upaya pelestarian satwa.

Dalam konteks inilah, pembenahan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh menjadi lebih dari sekadar proyek penataan taman. Karena sejatinya ia adalah investasi sosial jangka panjang, membangun generasi yang memiliki empati, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Langkah ini juga menjadi sisi lain dari perhatian pemerintah kota terhadap warganya, melengkapi program pembangunan fisik yang selama ini lebih dominan.

Ke depan, konsistensi menjadi kunci. Keseriusan yang ditunjukkan hari ini perlu dijaga melalui pengelolaan yang profesional, keterlibatan masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Jika dikelola dengan visi yang jelas, Taman Jahri Saleh dapat menjadi simbol bahwa Banjarmasin membangun kota bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan alam dan anak-anaknya.(Tim Redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!