Sinergi BSI dan Lazismu untuk Meratus

0
LAZIZMU

Foto - Dok Humas BSI.

Semangat kolaborasi antara dunia perbankan syariah dan gerakan filantropi kembali menyala di Kalimantan Selatan. Dalam momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026, Bank Syariah Indonesia (BSI) menyerahkan bantuan operasional untuk memperkuat Program Kampung Berkemajuan Mualaf Meratus.

Dukungan ini diwujudkan dalam bentuk satu unit sepeda motor operasional yang akan menunjang mobilitas para amil Lazismu di lapangan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan pentingnya tata kelola dan inovasi digital dalam memperluas dampak sosial.

“BSI memperkuat ekosistem ziswaf dengan pendekatan berbasis data dan good governance. Kami ingin setiap rupiah yang dihimpun melahirkan manfaat nyata, termasuk bagi saudara-saudara kita di Meratus,” ujarnya dalam sesi bertema “Transformasi Digital; Aspek Keuangan.”

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh RCEO BSI Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat (Asep) kepada Erie Norahman, S.E., perwakilan Lazismu PWM Kalimantan Selatan.

Sefudin menegaskan bahwa kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas amil dan memperluas layanan pemberdayaan.

“Sinergi dengan Lazismu kami fokuskan pada mobilitas pendampingan, literasi keuangan syariah, dan penguatan ekonomi keluarga. Targetnya, layanan semakin cepat, tepat, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi atas konsistensi Lazismu dalam membina para mualaf.

“Kami melihat perjuangan Lazismu yang pantang menyerah di pedalaman Meratus. Semoga bantuan ini menjadi energi baru untuk terus berkhidmat,” tambahnya.

Dari pihak Lazismu, Erie Norahman menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan nyata BSI. Ia memastikan kendaraan operasional tersebut akan digunakan secara optimal untuk kegiatan dakwah dan pembinaan di kawasan Pegunungan Meratus.

Senada, Hendra Permana, Manager Area Lazismu Kalsel, menyebut sinergi ini sebagai langkah nyata memperluas jangkauan dakwah sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Kehadiran Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, mempertegas arah Rakernas pada akuntabilitas dan keberlanjutan.

“Rakernas bukan sekadar forum konsolidasi, tapi komitmen bersama menghadirkan program yang terukur, transparan, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Penyerahan bantuan ini disaksikan para peserta Rakernas dari berbagai provinsi dan pimpinan Lazismu. Dengan dukungan BSI, Lazismu Kalsel menargetkan layanan lapangan yang lebih gesit, akuntabel, dan berkelanjutan,menyulam harapan dari Banua hingga ke jantung Meratus.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!