Batola Gelar Pelatihan Kartu Siap Kerja di Denzipur 8 Banjarbaru

0
DENZIPUR

Foto - Dok Humas Pemkab Batola.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Pelatihan Kursus Operator Sarana Industri Pelatihan dan Penempatan (KURSI PAPAN) sebagai bagian dari Program Kartu Siap Kerja, yang dilaksanakan di Denzipur 8/Gawi Manuntung (GM) Banjarbaru, mulai 22 Oktober hingga 3 November 2025.

Kegiatan ini diikuti para peserta muda dari berbagai kecamatan di Barito Kuala yang telah lolos seleksi program Kartu Siap Kerja. Pelatihan berlangsung intensif dengan materi mencakup pembentukan karakter, disiplin, pembinaan mental, serta keterampilan teknis pengoperasian alat berat.

Pada hari pertama, peserta menerima pembekalan dasar kedisiplinan dan wawasan kebangsaan di bawah bimbingan langsung prajurit TNI Denzipur 8/Gawi Manuntung. Tahapan ini bertujuan menanamkan tanggung jawab, disiplin, dan etos kerja tinggi sebelum memasuki sesi pelatihan teknis.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik lapangan yang difasilitasi oleh Automotive Borneo Centre. Mereka menggunakan perlengkapan pelatihan lengkap, seperti helm keselamatan, sepatu kerja, dan seragam lapangan bertuliskan “Batola Satu – Sejahtera, Agamis, Terpadu, Unggul.”

Selain aspek keterampilan, pelatihan juga menekankan pembinaan mental dan spiritual. Para peserta rutin melaksanakan ibadah berjamaah di sela-sela kegiatan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang seimbang antara kemampuan teknis dan nilai moral.

Sebelumnya, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi saat meluncurkan Program Kartu Siap Kerja di Marabahan, Senin (20/10), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri serta memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.

“Program Kartu Siap Kerja merupakan salah satu program prioritas kami untuk menyiapkan generasi muda agar tidak kesulitan mencari pekerjaan di masa depan,” ujar Bupati Bahrul Ilmi.

Pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja muda Barito Kuala yang terampil, disiplin, dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung misi daerah menuju masyarakat sejahtera, agamis, terpadu, dan unggul.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!