Kisah Inspiratif Tour Guide Guntur yang Menjadikan Petualangan sebagai Pengabdian

1
GUNTUR GUIDE OKE UTAMA

Menjelajahi laboratorium hutan asli Kalimantan, yang membuat wisatawan mancanegara mengagumi alam belantara ditemani sang Tour Guide The Jungle, Guntur.

Di Banjarmasin, nama Guntur akrab di telinga para wisatawan. Ia bukan sekadar tour guide yang mengantar tamu dari satu destinasi ke destinasi lain, melainkan pencerita ulung yang membuat setiap perjalanan seolah bernyawa. Baginya, setiap langkah adalah petualangan, dan setiap petualangan adalah bentuk pengabdian.

Pernah suatu ketika, di tengah susur Sungai Martapura, klotok yang ditumpangi wisatawan mendadak mogok. Situasi itu tentu bisa membuat panik siapa pun. Namun, Guntur memilih cara berbeda. Alih-alih cemas, ia mulai berkisah tentang sejarah sungai, kehidupan masyarakat tepian, hingga filosofi rumah lanting yang berdiri di pinggiran. Wisatawan yang semula tegang pun berubah terhibur, bahkan merasa mendapatkan pengalaman otentik yang tak ada dalam brosur wisata mana pun.

“Kalau perjalanan mulus, orang hanya melihat pemandangan. Tapi kalau ada cerita, pengalaman itu jadi hidup,” ujarnya suatu ketika.

Di balik perannya sebagai pemandu, ada semangat pengabdian yang tak pernah ia tinggalkan. Hampir di setiap perjalanan, ia mengingatkan tamunya untuk singgah dan membeli jajanan atau buah di Pasar Terapung.

“Setiap belanjaan, sekecil apa pun, adalah dukungan bagi ekonomi rakyat kecil,” katanya. Bagi Guntur, pariwisata bukan hanya soal foto indah di media sosial, tapi juga soal keberlangsungan hidup pedagang kecil, sopir klotok, hingga pengrajin lokal.

 

Dimana pun dia memandu wisata, sejumlah wisatawan mancanegara selalu merindukan keramahan dan ceritanya serunya. ( Foto – Koleksi Pribadi Guntur ).

Pengabdiannya juga tampak dalam cara ia menekankan pentingnya wawasan budaya. Ia sering berbagi pengalaman dengan mahasiswa dan siswa yang tertarik di bidang pariwisata. Bagi Guntur, seorang pemandu wisata adalah duta budaya.

“Kalau kita tidak bisa menjelaskan rumah Banjar atau lagu Paris Barantai dalam bahasa asing, bagaimana orang luar bisa memahami kekayaan kita?” ujarnya.

Karena itu, ia terus mendorong generasi muda untuk fasih berbahasa asing sekaligus mencintai budaya Banua. Ia bermimpi suatu saat ada komunitas tour guide muda yang bukan hanya kompeten secara teknis, tetapi juga peduli lingkungan dan warisan budaya.

Dari Organisasi ke Alam Belantara

Guntur sendiri pernah dipercaya memimpin Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Selatan. Di sana, ia dikenal sebagai sosok bersahaja dan ringan tangan. Ia kerap membantu rekan seprofesi tanpa pamrih, bahkan ketika harus turun langsung ke lapangan atau sekadar menjadi pendengar setia.

Di sisi lain, ia punya perhatian besar terhadap kelestarian alam. Menurutnya, destinasi wisata berbasis alam dan hutan di Kalimantan Selatan bukan sekadar objek wisata, melainkan juga laboratorium hidup.

“Kalau hutan hilang, kita tidak hanya kehilangan pohon. Kita kehilangan cerita, kehilangan habitat, kehilangan ruang belajar bagi wisatawan mancanegara,” tegasnya.

 

Di atap Meratus, Guntur menjadi teman menyenangkan para turis Eropa.(Foto – Koleksi Pribadi Guntur)

Petualangan yang Tak Pernah Usai

Kini, Guntur melanjutkan langkahnya dengan visi yang lebih besar. Baginya, tour guide bukanlah profesi singkat, melainkan perjalanan panjang yang terus menghubungkan orang dengan alam, budaya, dan masyarakat. Petualangan baginya bukan sekadar soal adrenalin, melainkan jalan menuju pengabdian yang lebih luas.

Sosok Guntur mengingatkan kita bahwa di balik senyum ramah seorang tour guide, ada idealisme yang menghidupkan pariwisata. Bahwa perjalanan sejati bukan hanya tentang tempat yang dituju, tetapi juga tentang nilai yang ditinggalkan.(Muhammad Irfani).

Muhammad Irfani – Jurnalis Economic Travelling.Com

1 thought on “Kisah Inspiratif Tour Guide Guntur yang Menjadikan Petualangan sebagai Pengabdian”

  1. Luar biasa semoga terus menjadi sosok yang memberikan inspirasi sekaligus penyemangat insan pariwisata khususnya generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!