Empat Tahun Merajut Ekonomi dan Pariwisata

0
TOKYO 1

Penulis (Traveler Abby) saat mengunjungiTokyo, Jepang dan kisah perjalanannya tersaji dalam narasi indah di Economic Travelling.Com.

Economic Travelling.com Tawarkan Konsep Sentuhan Jurnalisme Berbeda

Empat tahun sudah EconomicTravelling.com hadir di jagat media digital Indonesia. Di tengah persaingan media yang semakin ketat, kehadirannya memberi warna berbeda dengan segmentasi yang jarang disentuh ekonomi dan pariwisata.

Konon media ini dibangun dan didirikan wartawati berbakat Olpah Sari bersama sang suami, Muhammad Risanta, Ahli Pers Dewan Pers sekaligus Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin, media ini tumbuh dengan karakter unik. Tidak sekadar menyajikan berita perjalanan, tetapi juga menautkan pengalaman wisata dengan denyut ekonomi masyarakat, dari skala lokal hingga global.

Segmentasi yang Tak Biasa

Sebagian besar media memilih jalur politik, hiburan, atau kriminalitas sebagai menu utama. Namun, EconomicTravelling.com menempuh jalannya sendiri. Fokus pada ekonomi dan pariwisata, media ini mengulik bagaimana dua sektor tersebut saling terkait.

Mulai dari kisah UMKM yang bertahan di destinasi wisata, geliat pedagang kecil yang hidup dari kunjungan pelancong, hingga analisis tentang investasi pariwisata, semuanya disajikan dengan gaya bercerita yang segar dan mendalam.

 

Kami pribdi melihat EconomicTravelling.com tidak hanya menuliskan tempat indah, tapi juga cerita di baliknya: manusia, budaya, dan dampak ekonominya. Kami pun merasakan atmosfir berbeda saat tulisan indah tersaji dalam kemasan sederhana.

Ruang Inspirasi Traveller

Bagi kami Traveller, kehadiran EconomicTravelling.com menjadi pengalaman personal yang berkesan. Karena semua kisah perjalanan, saat berkeliling Indonesia dan dunia sempat ditulis media ini dan mendapat sambutan hangat dari pembaca.

Tentunya sebagai traveller, kami merasa terbantu. Pengalaman ini tidak hanya berhenti sebagai catatan pribadi, tapi bisa dinikmati pembaca lebih luas. Media ini menjembatani apa yang kami rasakan dengan mereka yang ingin melihat dunia dari sudut berbeda.

Testimoni ini menekankan bahwa media ini bukan sekadar ruang informasi, tetapi juga wadah ekspresi dan refleksi.

 

Diantara Perempuan terbaik Indonesia yang berkomitmen menjaga, memelihara dan merawat warisan budaya, Kebaya. (Foto-Dok Pribadi Abby).

Peran Pendiri

Dibalik layar, duet Olpah Sari dan Muhammad Risanta menjadi motor utama. Olpah dikenal piawai mengolah kata dan narasi, sementara Risanta adalah editor handal dan memberi landasan kuat dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik.Keduanya pun menjadi leader sekaligus mentor terbaik bagi jurnalis muda di media ini.

Kombinasi tersebut membuat media ini konsisten hadir dengan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga kredibel. Dalam empat tahun perjalanannya, EconomicTravelling.com tetap bertahan dengan idealisme, di tengah derasnya arus media digital yang sering kali terjebak pada sensasi.

Empat Tahun Jejak Inspirasi

Sejak awal berdiri, media ini merekam berbagai sisi pariwisata dan ekonomi. Dari liputan tentang pasar tradisional di kota wisata, inovasi desa wisata, hingga cerita inspiratif traveller yang menjelajahi pelosok negeri.

Semua kisah tersebut memberi sudut pandang bahwa pariwisata bukan hanya soal destinasi, melainkan juga tentang kehidupan masyarakat yang menopangnya. Ekonomi lokal, lapangan kerja, hingga pelestarian budaya menjadi benang merah yang selalu dihadirkan.

 

Traveler Abby di sudut jalan kota Hanoi, Vietnam.

Harapan ke Depan

Kini, di usia empat tahun, EconomicTravelling.com meneguhkan diri sebagai media yang berani berbeda. Tantangan digital tentu masih besar, tetapi semangat pendiri dan dukungan pembaca menjadi modal berharga untuk terus tumbuh.

Sebagaimana diungkapkan kawan-kawan Traveller seperti kami. Ekspektasinya media ini terus berkembang, tetap memberi ruang bagi traveller, pelaku ekonomi, dan masyarakat lokal untuk bersuara. Karena perjalanan tidak hanya soal pergi dan kembali, tapi juga tentang meninggalkan jejak berarti.

Empat tahun perjalanan ini membuktikan bahwa media dengan segmentasi khusus tetap bisa hidup dan dicintai. EconomicTravelling.com telah mengajarkan bahwa ekonomi dan pariwisata adalah dua dunia yang saling menguatkan, dan lewat jurnalisme yang cerdas, keduanya bisa diceritakan dengan indah.

Penulis ABBY

Fourder Elang Khatulistiwa Indonesia / Traveller Indonesia

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!