Dari Banjarmasin Spirit Untuk Indonesia

0
KAMPUNG MERAH PUTIH MARIANA YAMIN

Penulis bersama Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR dalam sebuah acara penyerahan Bendera Merah Putih secara massal di Balai Kota Banjarmasin awal Agustus 2025. (Foto - Dok Hj Mariana).

Melodi Persatuan dari Lomba Kampung Merah Putih

Di jantung kota yang dialiri sungai-sungai, Banjarmasin kini menjadi kanvas raksasa. Bukan oleh goresan seniman, melainkan oleh semangat kolektif yang terlukis dalam warna berani: merah dan putih. Lomba Kampung Merah Putih, sebuah inisiatif dari Kesbangpol Kota Banjarmasin bersama Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK), telah melampaui definisinya sebagai sebuah kompetisi. Ia adalah sebuah festival narasi, sebuah perayaan hidup yang merefleksikan bagaimana spirit cinta tanah air, gotong royong, dan harapan masa depan dapat diterjemahkan menjadi tindakan yang paling otentik.

Ketika bendera dwiwarna berkibar di setiap tiang dan bendera kecil terpasang di pagar, seolah sebuah energi purba dari masa lalu bangkit kembali. Setiap kibaran adalah pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah warisan yang pasif, melainkan sebuah tanggung jawab yang harus dipelihara. Di balik setiap sapuan kuas yang membersihkan kotoran dan mewarnai dinding, terpatri sebuah janji tulus untuk menjaga Ibu Pertiwi. Ini adalah patriotisme yang terwujud bukan dalam pidato lantang, melainkan dalam keringat, dalam tawa, dan dalam setiap detil yang dikerjakan dengan hati. Ini adalah harapan yang menggema, bahwa di tengah badai perubahan zaman, api cinta tanah air tetap menyala terang di sanubari setiap warga Banua.

Namun, esensi sejati dari perayaan ini tidak terletak pada keindahan visual yang tercipta, melainkan pada gotong royong yang menjadi jantungnya. Lomba ini telah meruntuhkan sekat-sekat sosial, mengubah tetangga yang tak saling kenal menjadi keluarga. Warga dari berbagai usia, suku, dan latar belakang agama, kini menjadi satu tim. Anak-anak belajar arti kerja sama dari orang tua mereka, dan yang muda-mudi belajar dari kebijaksanaan para sesepuh. Mereka bersama-sama membersihkan selokan, menata taman, dan mengecat gapura, menciptakan sebuah simfoni kerja keras yang harmonis. Momen ini menjadi perekat sosial yang tak ternilai, menguatkan persaudaraan yang sering tergerus oleh laju individualisme modern.

 

Penulis bersama sejumlah Tim Juri Lomba Kampung Merah Putih di kawasan Banjarmasin Selatan. (Dok – Hj Mariana).

Lomba Kampung Merah Putih juga membuktikan bahwa tradisi tidak harus statis. Ia bergerak maju, merangkul inovasi. Di satu sisi, lomba ini mendorong terwujudnya lingkungan yang berwawasan lingkungan dan estetika yang indah. Di sisi lain, inisiatif ini menunjukkan adaptasi visioner terhadap era digitalisasi. Dari palu dan kuas di tangan, kini beralih ke kamera ponsel yang siap mengabadikan setiap momen. Cerita tentang perjuangan dan kebersamaan diunggah ke media sosial, menginspirasi ribuan orang di luar sana. Setiap kampung menjadi duta bagi dirinya sendiri, menunjukkan kepada dunia bahwa kearifan lokal dapat berkolaborasi dengan teknologi modern untuk menyebarkan semangat positif.

 

Congrtulation, Kampung HKSN Permai RT.28Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara dinobatkan sebagai Kampung Merah Putih 2025. (Foto- Bambang Budiyanto).

Pada akhirnya, kemenangan sejati dari lomba ini bukanlah gelar juara atau hadiah yang diberikan. Kemenangan sejati adalah ketika sebulan setelah pengumuman, desa-desa tersebut tetap bersih, indah, dan semangat kebersamaannya tidak pudar. Kemenangan sejati adalah ketika tali persaudaraan yang terjalin semakin kuat, meninggalkan warisan yang jauh lebih berharga daripada piala. Lomba Kampung Merah Putih di Banjarmasin adalah pengingat yang kuat bahwa persatuan adalah kunci, dan dengan semangat yang sama, sebuah komunitas dapat mengubah nasibnya dari dalam, satu demi satu, dengan bangga membawa identitas Merah Putih di setiap langkahnya.

  • Hj Mariana S Sos
  • Penulis adalah Anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Banjarmasin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!