Film “Pengin Hijrah” Sambangi Banjarmasin, Endy Arfian Ungkap Pengalaman Syuting di Uzbekistan
Dua bintang utama Film Pingin Hijrah, Endy Arfian dan Nadzira Shafa bersama Pemimpin Umum Economic Travelling.Com, Olpah Sari saat special screening Film di Banjarmasin. (Foto - Risanta).
Setelah sukses menggelar special screening di Jakarta dan Bandung, film “Pengin Hijrah” kini menyapa penonton di Banjarmasin. Sebagai kota ketiga dan yang pertama di luar Jawa, Banjarmasin menjadi lokasi spesial bagi film yang menyajikan kisah persahabatan, cinta, dan perjalanan batin.
Kedua bintang utama, Endy Arfian dan Nadzira Shafa, turut hadir dan langsung merasakan sambutan hangat dari penonton Banua. Keduanya mengaku terharu melihat respons penonton yang ikut menangis dan terbawa perasaan selama pemutaran film.
Film ini sendiri mengambil lokasi syuting di dua negara, Indonesia dan Uzbekistan, sekaligus menjadi film Indonesia pertama yang diproduksi di sana. Endy Arfian, yang berperan sebagai karakter Omar, menuturkan pengalamannya syuting di Uzbekistan. Ia mengaku sempat kaget dengan cuaca dingin ekstrem saat tiba di sana.
“Saat tiba, kami disambut salju. Wah, luar biasa dinginnya, langsung shock therapy,” kenang Endy.
Ia menambahkan, selama 10 hari syuting, ia juga harus mempelajari bahasa dan dialek Uzbekistan selama kurang lebih dua minggu.
“Ini benar-benar pengalaman baru yang berharga bagiku,” tambahnya.

Sementara itu, Nadzira Shafa menuturkan pengalamannya syuting video klip untuk lagu soundtrack film, “Arah Bersamamu”, di Uzbekistan. Ia mengaku sangat terkesan bisa syuting di lokasi ikonik seperti Gunung Chimgan yang bersalju dan kompleks makam Imam Bukhari.
“Bagiku, makna hijrah di film ini beralih dari yang sudah baik, untuk bisa menjadi lebih baik lagi,” jelas Nadzira, memberikan perspektif tentang pesan moral dari film ini.
Diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo dan disutradarai oleh Jastis Arimba, film “Pengin Hijrah” akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 Oktober 2025.(M.Irfani)
