Sarapan Terindah di Warung Santan Banjar
Warung Makan Santan Banjar salah satu destinasi kuliner Banjar di area perumahan elite di Banjarmasin. (Foto-Olpah Sari).
Pusat jajanan kuliner khas Banjar semakin bertambah di Banjar.Selain di kawasan Banua Anyar, jajanan masakan serba Banjar kini hadir di Komplek Sultan Adam Permai RT.28, Banjarmasin.
Senin pagi (11/08/2025) jajanan “saraba Banjar” ini resmi dibuka dengan nama Warung Santan Banjar. Warung yang berada di kawasan komplek elite di bilangan Jalan Raya Sultan Adam, Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin, menjadi salah satu pusat jajanan di komplek perumahan terbaik yang rekomended banget untuk dikunjungi.
“Ini keren, karena ternyata di dalam komplek perumahan elite hadir satu warung yang menyajikan saraba Banjar. Mulai nasi kuning iwak haruan, mie habang,soto Banjar, buras hingga pundut nasi,” ujar Ersa, salah satu pengunjung yang juga Youtuber Kalsel.
Ersa sendiri mengaku sangat terkesan dengan sajian kuliner di warung Santan Banjar yang diarsiteki wirausaha muda, Melinda. Apalagi untuk menu selain berat, terdapat pula bubur baayak, hintalu karuang, kokoleh, kolak pisang, lupis hingga putu mayang. Makan tradisional ini pun selalu dirindukan lidah siapa pun yang suka selera masakan dan kudapan Banjar.

“Alhamdulillah bubur Intalu Karuang sangat enak sekali, sampai tambah satu porsi tadi. Terobati sudah rasa kangen makanan tempo dulu, karena tak perlu jauh ke Hulu Sungai atau Banu Anam mencari makanan khas Banjar ini,” Ersa yang langsung memposting video kunjungannya ke media sosial.
Tak hanya Ersa, seorang pengunjung bernama Muhammad Robi mengaku suka dengan menu-menu yang disajikan di Warung yang mendedikasikan mengangkat kearifan lokal dengan masakan Banjar. Eksekutif muda yang hobbi travelling ini memilih menu mie habang yang menurutnya memiliki tekstur lembut dan renyah di mulut.Di sisi lain tempatnya sangat enak dan bersih, yang mencerminkan sebuah rumah makan bagus sebagai destinasi wisata kuliner.
“Mie habang itu memang masakan khas bubuhan Banjar.Abah ulun dulu suka sekali sampai mengajak ulun sarapan ke pasar berburu mie habang.Ini sarapan terindah karena bisa membawa nostalgia ke masa anak-anak,” tutur pria yang juga owner media online ternama.
Bagi manajemen Warung Santan sendiri, kehadiran mereka adalah untuk memenuhi aspirasi pencinta kuliner, terutama yang berada di kawasan Banjarmasin Utara. Karena selama ini mereka sangat menginginkan ada warung yang khusus mengusung masakan Banjar lengkap dengan kue khasnya.
“Kebetulan kami sekeluarga suka memasak dan mencoba sesuatu yang baru. Namun semata-mata selain berdagang, kami juga ingin melestarikan masakan Banjar sebagai warisan lelulur yang mesti kita rawat dan jaga serta serta lestarikan.Harapan kita kehadiran kami bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke warung kami disini,” ucap Melinda, owner Warung Santan Banjar, kepada awak media. (Olpah Sari).
