Satu Jam Bersama Musisi Senior Purwa Caraka
Purwa Caraka mengapresiasi peserta Annual Concertt "Magical Music Concert" di Atrium 2 Duta Mall Banjarmasin.
Minggu siang selasar Duta Mall 2 Banjarmasin sedikit lengang. Seorang pria terlihat mengitari sejumlah toko sepatu, sembari memperhatikan satu persatu dengan produk terpajang di etalase toko.
Pria berpakaian rapi mengenakan jaket coklat tersenyum menyapa kami.Sebagian pengunjung menatapnya diantara tanda tanya, rasa pernah kenal dengan sosok yang satu ini. Pria ini pun tersenyum kepada pengunjung yang baru ingat kalau dia adalah satu tokoh penting bagi industri musik Indonesia.
Sosok itu adalah Purwa Caraka. Dia adalah musisi senior yang sekarang banyak menghabiskan waktu mendidik anak-anak di seluruh kota di Indonesia untuk mengembangkan bakat dan kreativitas bermusik sejak usia dini. Kakak kandung penyanyi sekaligus penulis lagu Trie Utami memiliki sekolah musik Purwa Caraka yang sudah berjalan sejak lama.
Minggu siang ditemani sahabatnya Drg Harmadji Kurniadi, kami mengobrol santai sembari menyusuri satu lantai di Duta Mall 2 Banjarmasin. Siang hingga Minggu malam (15/06/2025), Pria Kelahiran Belgrade, Yugoslavia tahun 1960, hadir untuk menyaksikan Annual Concert “Magic Music Concert” From The Movie bersama Sekolah Musik Purwa Caraka Banjarmasin, di Atrium 2 Duta Mall.

Baginya Indonesia termasuk Banjarmasin memiliki talenta penyanyi dan pemusik. Karena itu dia mengingatkan pentingnya memberikan kesempatan dan wadah untuk anak-anak mengembangkan bakat bermusiknya.
“Kami di Purwa Caraka ini pada dasarnya adalah ingin membina anak-anak dengan memberikan waktu kesempatan dan jalan.Tentunya tidak hanya jalan namun kita juga mendorong kreativitas.Dalam pembinaan yang berkesinambungan, kita mewajibkan satu tahun itu melakukan konser besar. Tetapi di hari lain dan bulan-bulan lain ada juga kegiatan tidak besar tapi rutin,” tuturnya saat berbincang santai.
Pendiri sekaligus Owner Purwa Caraka Music Studio, 1 Oktober 1988 di Jalan Mangga, Bandung, Jawa Barat, mengaku surprise dengan konser besar yang digelar di Banjarmasin dengan jumlah peserta yang lumayan banyak. Dia pun mengapresiasi Drg Harmadji dkk yang mampu mengembangkan sekolah musik dengan baik dan profesional sehingga melahirkan talenta-talenta bagus dan berbakat.
“Dalam kesempatan ini kami juga sangat berterimakasih dengan dukungan para orangtua yang memberikan kepercayaan kepada Sekolah Musik Purwa Caraka,” katanya sembari melayani sejumlah peserta konser berfoto bersama.

Purwa Caraka sendiri melihat antusiasme peserta yang tampil luar biasa. Hal ini menandakan belajar atau kursus musik akan memberikan dampak luar biasa bagi perkembangan anak.
Tentunya Kursus musik memberikan banyak manfaat bagi anak usia dini, termasuk meningkatkan perkembangan otak, kemampuan berbahasa, keterampilan motorik, konsentrasi, dan kepercayaan diri. Selain itu, musik juga dapat membantu anak dalam belajar bersabar, mengekspresikan diri, dan berinteraksi sosial dengan lebih baik.
“Saya mengutip dari pendapatnya Gubernur Jawa Barat, Kang Dedy Mulyadi, yang mengatakan kalau anak jangan dikasih PR kalau di rumah, nah ini saya setuju.Karena anak sudah panjang masa sekolah (belajar) masa diberi beban lagi.Ingatnya anak itu harus menikmati nature-nya main,salah satunya main. Makanya Kang Dedy bilang main band aja main musik kita ” ucapnya lagi.
Dia pun berharap orangtua dan guru memberikan waktu anak-anak bermain.Tentunya diarahkan hal-hal yang positif seperti menggambar, olahraga hingga bermain musik.

“Jangan hanya ngurus matematika, fisika dan sebagainya. Jangan sampai dia lulus sampai ke perguruan tinggi, masih nyari main.Karena masa kecilnya kehilangan waktu bermain.Karenanya mari main musik bersama, sekali lagi terima kasih kepada orangtua yang mendukung,” ajak Purwa Caraka.
Dia pun bercerita bagaimana upaya Purwa Caraka Music Studio dalam mendorong anak-anak memanfaatkan waktu luang belajar musik. Dalam usianya ke 37 tahun, dia bersama kawan-kawan terus memberikan pengayaan dan motivasi bagi generasi muda untuk tiada henti bermain musik, untuk sebuah kesenangan dan kelak membawa prestasi.
“Talenta musik Indonesia itu tidak terkecuali di Kalimantan Selatan itu hebat sekali.Ada masuk Indonesia Idol, Festival dan lomba lainnya .Nah ini tugas kita untuk membesarkannya dan membinanya,” ujarnya.
Purwa Caraka sendiri berharap pembinaan itu semata-mata untuk mereka mencintai dunia musik sesuai bidang keahlian musik. Dia pun tetap mengingatkan anak-anak yang bisa bermain musik tidak harus dipaksakan menjadi artis.
“Biarkan mereka mengalir apa adanya dan menikmati musik dengan nyaman,” katanya sembari memberikan penilaian bagi salah satu peserta yang mengikuti ujian spesialisasi drum. (Muhammad Risanta).
- Penulis adalah Jurnalis Senior CNN Indonesia & Akademisi
