Wartawan Kian Melek Pasar Modal Itu Bagus !

0
WORKSOP WARTAWAN

Narasumber bersama puluhan wartawan Kalsel serta mahasiswa di sela-sela Workshop Wartawan Kalsel. (Foto-Risanta).

Menulis dan menyampaikan informasi penting dengan akurat dan profesional itu adalah potret kinerja seorang Jurnalis atau Wartawan.Terlebih dalam menyajikan berita seputaran ekonomi dan bisnis, mereka dituntut lebih paham dan tahu apa yang ditulis dan disampaikan ke publik.

Sejatinya Menulis adalah kegiatan menciptakan tulisan atau catatan dengan menggunakan aksara, baik pada media kertas maupun digital. Menulis merupakan proses yang melibatkan pemindahan gagasan, pikiran, dan perasaan ke dalam bentuk tulisan agar dapat dimengerti dan dipahami oleh orang lain.

“Tujuan utama menulis adalah untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada pembaca. Menulis juga dapat berfungsi untuk kita meluapkan emosi atau ekspresi, meningkatkan daya ingat, dan membantu dalam pemecahan masalah,” begitu ucap salah satu Jurnalis senior Jakarta, Ulfan Rahmad, dalam sebuah diskusi ringan beberapa waktu lalu.

 

Demikian pula halnya ketika menyajikan berita-berita seputar pasar modal, peran wartawan dan media sangat penting. Karena lewat tulisan yang baik dan berkualitas akan membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan investasi. Dengan pemahaman yang baik tentang pasar saham, media dapat memberikan informasi yang akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sependapat dengan beberapa pendapat wartawan atau Jurnalis harus melek terlebih dahulu terkait pemahaman pasar modal. Syaratnya ya mau belajar dan kerkomitmen kalau ingin tulisan atau karya jurnalistik kita berkualitas.Minimal dasar-dasar dari pasar modal paham dulu lah,” ujar Muhammad Risanta, Ahli Pers Dewan Pers.

Risanta pun menyebutkan media dan wartawan memang perlu melek pasar modal terutama seputaran bisnis saham.Karena  media berperan penting dalam membantu mereka membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana,Biasanya kalau wartawau atau Jurnalisnya terbiasa menulis dan knowlegde bagus maka secara perlahan dapat mengulas berita keuangan, analisis pasar, dan perkembangan industri secara tepat, membantu masyarakat memahami kondisi pasar saham saat ini.

 

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel, Yuniar, dalam Workshop Wartawan Kalsel, Kamis (12/06/2025), di Pasang Dalam Café, Banjarmasin.(Foto-Risanta).

“Mengedukasi masyarakat tentang investasi kami butuh peran dan kontribusi wartawan secara masif. Karena dengan literasi seperti ini media  dan wartawan dapat mengenali dan menolak berita palsu atau manipulatif yang dapat mengganggu stabilitas pasar dan merugikan investor,” terang Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel, Yuniar, dalam Workshop Wartawan Kalsel, Kamis (12/06/2025), di Pasang Dalam Café, Banjarmasin.

Yuniar sendiri mengungkapkan saat ini mereka tengah gencar melakukan literasi-literasi terkait pasar modal termasuk juga IDX Product Roadshow 2025. Mereka pun mengenalkan pula produk pasar modal non-saham seperti Waran Terstruktur, ETF (Exchange-Traded Fund), Single Stock Futures, dan Intraday Short Selling. Tentunya menghadirkan pula narasumber dari BEI pusat, yakni Vigilius Tridian Caraka, Senior Analyst Structured Product Business Development, dan Ivolda Arsyad, Analyst Derivative Business Development.

“Intinya teman-teman semakin kesini akan semakin melek terkait produk pasar saham maupun non saham. Disini kami tidak mengajari tetapi saling sharing pengetahuan, karena wartawan atau Jurnalis knowlegde sudah luar biasa. Peran kawan-kawan dapat menjadi jembatan antara pasar saham dan masyarakat, memberikan informasi yang bermanfaat, membantu masyarakat berinvestasi dengan lebih bijaksana, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” sambung Yuniar.

Workshop Wartawan Kalsel yang digagas BEI sendiri diapresiasi positif kalangan wartawan. Karena mereka mendapatkan pengetahuan terbarukan dan semakin paham dengan pasar modal dan produk serta turunannya.

“Kami pribadi mendapat pengetahuan terbarukan dan terupdate.Mirip-mirip suasana kuliah S2, semakin kesini memang benar banyak pengetahuan yang didapatkan.Kami kira kegiatan seperti terus berlanjut dan digelar semakin bagus lagi.” Ujar Rusmanadi, Pemimpin Umum Media online nasional “Tabir Kota”. (Olpah Sari).

Olpah Sari – Jurnalis – Pemimpin Umum Economic Travelling.Com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!