Posyandu Bukan Pos Pelayanan Imunisasi Semata

0
POSYANDU

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya bersenda gurau dengan salah satu balita di Posyandu Lestari, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin. (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).

 

Tahu kah kita Posyandu tak hanya dikenal sebagai Pusat Pelayanan Terpadu memberikan pelayanan kesehatan terpadu kepada ibu dan anak, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saja. Namun ia juga fokus diarahkan agar mampu mendukung pelayanan di enam bidang SPM, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, serta Sosial

Jika sebelumnya fungsi utama Posyandu adalah berperan penting dalam upaya pencegahan stunting pada anak dan penurunan angka kematian ibu dan anak. Namun sekarang fungsinya diarahkan lebih luas lagi.

Hal ini seperti yang dikemukakan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, saat mendampingi Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR menerima kunjungan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan ke Posyandu Lestari, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin, Rabu (14/05).

Neli menjelaskan bahwa saat ini Posyandu tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan saja, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar di enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

“Posyandu sekarang diarahkan agar mampu mendukung pelayanan di enam bidang SPM, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, serta Sosial. Ini merupakan wujud integrasi layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

 

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin.. Hj. Neli Listriani, bersama Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada salah satu kader Psoyandu. (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Tim Pembina Posyandu telah menjalin kerja sama dengan berbagai SKPD terkait, guna mendukung implementasi enam bidang SPM tersebut.

“Kami melibatkan SKPD-SKPD yang relevan dengan bidang SPM ini, agar pelayanan Posyandu ke depan bisa lebih maksimal, terkoordinasi, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, Wakil Ketua I Tim Pembina Posyandu Kalimatan Selatan, Masrupah Syarifuddin, Asisten I Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi, Sejumlah Kepala SKPD, Camat dan lurah beserta jajaran SKPD terkait mengunjungi langsung Posyandu Lestari, Kelurahan Sungai Miai.

Kedatangan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalsel itu merupakan bagian dari upaya sosialisasi dan monitoring penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat Posyandu yang ada di Banjarmasin.

 

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani dan Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya. (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).

“Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi yang melakukan survei dan sosialisasi penerapan enam SPM. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan berupa kotak-kotak saran yang disesuaikan dengan enam SPM, yang nantinya akan menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di Sungai Miai, Banjarmasin Utara,” ujar Neli Listriani .

Sementara itu Wakil Ketua Pembina Posyandu Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, mengapresiasi Posyandu Lestari, yang menjadi salah satu posyandu percontohan di Kota Banjarmasin dalam rangka sosialisasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) lintas sektor.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berkunjung ke Posyandu Lestari. Sebelumnya kami sudah ke Hulu Sungai Selatan, dan kali ini di Banjarmasin untuk mensosialisasikan enam standar layanan dasar, tidak hanya kesehatan, tetapi juga dari bidang pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketertiban dan ketenteraman serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial,”ucap Trisna Ellyana.(Ridzky Husna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!