Ciptakan Ruang Diskusi Ala ASITA Kalsel Majukan Pariwisata
Solidnya Keluarga besar ASITA Kalsel.Salah satu kegiatan terbaru Halal Bihalal di Pantai Batakan Baru.
Menggeliatnya industri pariwisata dan perubahan terkini perekonomian serta tensi geopolitik, harus disikapi dengan bijak semua pihak. Terlebih bagi mereka yang menggeluti bisnis di industri pariwisata, bukan sekedar wait and see, namun bisa mengatur strategi agar bisa survive (bertahan) di tengah kondisi yang “sempat tak pasti”.
Setidaknya upaya ini dilakukan organisasi sebesar ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia).Salah satu di Kalsel, organisasi yang dipimpin Hj Dewi Restina SE, terus menggalang konsolidasi dan kebersamaan dalam profesionalisme menuju pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Dan upaya itu dilakukan dalam menciptakan ruang diskusi dan guyub rukun seluruh anggota ASITA Kalsel.Langkah ini dimulai kembali dalam Halal Bihalal Keluarga besar ASITA Kalsel, di Pantai Batakan Baru, Rabu (23/04/2025).

“Selain berhalal bihalal dan silaturahmi, kami juga menggalakkan kembali sharing dalam memajukan organisasi, anggota dan bisnis kepariwisataan, termasuk kegiatan fun outbond untuk menjadlin kebersamaan.Alhamdulillah kegiatan ini diikuti pula perwakilan mitra kerja seperti Gerai Garuda Solo, suatu kehormatan mereka jauh-jauh datang untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman di sini,” ujar Ketua ASITA Kalsel, Hj Dewi Restina, kepada awak media.
ASITA Kalsel sendiri sangat mengapresiasi kedatangan Tim Gerai Garuda Solo yang diwakili Sales Managernya, Mathias Alva Dewantara, yang banyak memberikan masukan terkait kerjasama yang lebih intens ke depan dalam hal ticketing. Sebagai organisasi yang terbuka ASITA tentu semakin dimudahkan dalam pelayanan kepada pengguna jasa travel wisata, dengan kerjasama yang terjalin baik dengan pihak Gerai Garuda Solo.

Menurut perempuan cantik yang pernah menjadi penyiar radio dan karyawan perbankan ini, ASITA Kalsel menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemajuan pariwisata di Indonesia dan Kalsel.
“Terlebih dengan status Geopark Meratus yang diakui UNESCO ini, kami bertekad untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas dan daya saing industri pariwisata Banua,” kata Dewi Restina.
Sales Manager Gerai Garuda Solo, Mathias Alva Dewantara, sangat mengapresiasi sambutan keluarga besar ASITA Kalsel kepada mereka.Terlebih pihaknya juga bisa melihat dari dekat potensi-potensi destinasi wisata di Kalsel, termasuk peluang bisnis yang dikembangkan dalam memajukan pariwisata daerah.

“keberadaan Gerai Garuda Solo diharapkan mampu menjangkau dan mendekatkan para calon pelanggan yang berada di wilayah Kalsel.Kami pun selalu terbuka dengan kawan-kawan di ASITA dan siap memudahkan layanan ke depannya,” ucap Alva, saat presentasi terkait produk ticketing.
Sementara itu Ketua Dewan Pertimbangan ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Kalimantan Selatan adalah Hj. Arimistiani, sangat bersyukur dengan kemajuan yang dicapai oleh ASITA.Dirinya pun berharap kebersamaan yang dilakukan tersebut semakin menguatkan rasa persaudaraan keluarga besar ASITA Kalsel.
“Program kerjanya sangat terarah dan agenda lainnya pun tersusun baik.Kami menilai ASITA kian solid dan mampu menunjukkan kekompakan luar biasa, dalam mendukung mengembangkan dan memajukan pariwisata Kalsel,” pungkasnya. (Olpah Sari).

