Lisa Halaby Lengkapi Alumni STIE Pancasetia Jadi Kepala Daerah
Selalu dekat dengan warga, Lisa Halaby memeluk salah satu warga yang juga pedagang ikan di pasar Banjarbaru saat berkunjung.(Foto-Instagram Lisa Halaby).
Unggulnya Hj Erna Lisa Halaby dalam pertarungan melawan kotak kosong di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Banjarbaru, tak hanya membuka lembaran sejarah perempuan pertama terpilih jadi Wali Kota Banjarbaru, namun juga berdampak bagi almamaternya.
Terpilihnya Lisa Halaby yang dipasangkan dengan Wartono menjadi kepala daerah makin melengkapi koleksi alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin yang berhasil menjadi kepala daerah. Sebelumnya ada HM Yamin HR yang menjadi Wali Kota Banjarmasin.

Tak hanya itu pada Pilkada 2024 lalu, sejumlah alumni lainnya juga berhasil menjadi kepala daerah. Diantaranya terdapat H Yamani , Bupati Tapin yang berpasangan dengan H Juanda. Sedangkan di Kabupaten Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengisi posisi Wakil Bupati Tabalong mendampingi Bupati H Muhammad Noor Rifani.
Lisa Halaby sempat mengenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi, STIE Pancasetia Banjarmasin. Dia merupakan salah satu diantara ribuan lulusan berprestasi yang mengharumkan nama kampus dan Banua. STIE Pancasetian sendiri adalah salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Kalimantan, yang banyak melahirkan lulusan berkualitas dan menduduki posisi penting di pemerintahan dan swasta.

“Alhamdulillah selamat atas capaian Bu Hj Erna Lisa Halaby.Semoga sukses dan berhasil memimpin daerah dan dalam setiap langkah serta aktivitas selalu diberkahi Allah SWT, Aamiiin.Sekali lagi mengucapkan selamat terpilihnya menjadi Wali Kota Banjarbaru,” ujar Dr Nurus Sjamsi, Ketua STIE Pancasetia Banjarmasin, Minggu (20/04/2025).
Nurus Sjamsi sendiri berharap keberhasilan sejumlah alumni menempati posisi penting sebagai kepala daerah di Kalsel maupun Kalteng, menjadi inspirasi bagi mahasiswa maupun alumni lainnya. Terlebih perguruan tinggi yang identik dengan “Kampus Gila Marketing” senantiasa menghadirkan para leader sesuai keilmuannya yang bisa memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.
“Sebagai manajemen kami tentu bangga para lulusan bisa mencapai sesuatu luar biasa di bidang masing-masing, termasuk menjadi kepala daerah.Tentu menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi mahasiswa dan alumni STIE Pancasetia. Harapan kami lulusan itu memberikan hal yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai keilmuannya,” sambungnya lagi.

Apresiasi terhadap keberhasilan Lisa Halaby terpilih menjadi Wali Kota Banjarbaru, mengalir dari sejumlah dosen di kampus tempat perempuan yang menjadi pembina dan pengawas Yayasan Abdul Aziz Halaby. Bagi para dosen, sosok Lisa yang sederhana dan bersahaja, diharapkan mampu membawa Banjarbaru semakin baik dan maju.Terlebih sebagai kota yang menyandang ibukota Kalsel, dibutuhkan sentuhan profesional dari sosok Lisa Halaby.
“Kami pun Ikut senang, akhirnya Kota Banjarbaru memiliki walikota, lebih senang lagi karena Wali Kota-nya merupakan alumni STIE Pancasetia. Semoga bisa mengemban amanah rakyat dengan baik, amanah dan bijak,” tutur Sutrisno, Dosen Senior STIE Pancasetia Banjarmasin.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pancasetia Banjarmasin, adalah perguruan tinggi swasta terkemuka di Kalimantan dan sekarang berpusat di Banjarbaru. Kampus ini berdiri tahun 1994 dan pertama kali dipimpin aktivis pendidikan Lanny Purnama Kosasi. Sekarang perguruan tinggi swasta yang terkenal dengan sebutan Kampus Gila Marketing dipimpin Dr Nurus Sjamsi. Sedangkan Project Officer STIE Pancasetia dipegang langsung Dr. M. Andri Radiany, SE., Bft., MM.
Kampus Gila Marketing sudah mencetak ribuan alumni, sejak wisuda pertama sampai dengan sekarang. kualitas lulusan teruji di semua bidang, baik dalam dunia kewirausahaan, Birokrasi, serta bidang lainnya. STIE Pancasetia sendiri memiliki Jurusan Akuntasi dan Manejemen untuk Strata 1 (S1).Sedangkan S2 ada sejumlah konsentrasi. (Olpah Sari).

