Mudik Tenang Menyenangkan Lewat Bandara Syamsudin Noor

0
TIKET PESAWAT UTAMA

Foto Ilustrasi - Pengguna Transportasi Udara dan pemudik lebaran berpergian dengan salah satu maskapai penerbangan ke Jakarta dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Hal yang paling terindah di penghujung Ramadan adalah bisa mudik ke kampung halaman. Bagi para pemudik perjalanan mudik mereka haruslah nyaman, tenang dan menyenangkan. Karena sejatinya mudik lebaran momen terindah setahun sekali untuk berlebaran di kampung halaman.

Momentum jelang mudik lebaran ini selalu mendapat perhatian pemerintah dan pihak terkait lainnya. Kolaborasi lintas intansi ini dalam upaya menciptakan suasana mudik yang aman, sehat, tenang dan menyenangkan.

Setidaknya penyediaan Posko Angkutan Udara Lebaran salah satunya. Menghadapi momentum Menjelang momentum mudik Lebaran 2025, Manajemen Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kembali membuka Posko Angkutan Udara Lebaran di Selasar Terminal Kedatangan Domestik Bandara Syamsudin Noor.

Posko yang direncanakan berlangsung selama 22 hari terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025 ini merupakan hasil kolaborasi dari Manajemen InJourney Airports dengan TNI, POLRI, Basarnas, Airlines, Perum LPPNPI (Airnav), BMKG, Balai Karantina Kesehatan, dan komunitas Bandara lainnya.

“Kami menyambut dengan antusias peak season kali ini. Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkesan kepada para pengguna jasa, kami bersama dengan stakeholder terkait telah melakukan serangkaian persiapan, pembuatan program, hingga koordinasi aktif untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah aktivitas di Bandara maupun kondisi abnormal yang mungkin terjadi. Salah satunya adalah dengan pelaksanaan Posko Angkutan Udara Idulfitri 2025 yang beroperasi selama jam operasional Bandara, yaitu pukul 06.00 – 23.00 WITA”, terang Khaerul Assidiqi, General Manager Bandara Syamsudin Noor.

 

Salah satu rombongan penumpang di ruang tunggu Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Khaerul Assidiqi menambahkan selama periode Mudik Lebaran 2025, hal-hal terkait operasional telah disiapkan. Mulai pelaksanaan inspeksi keselamatan angkutan lebaran, pengecekan fasilitas kebandarudaraan secara berkala, Airport Security Committee, hingga persiapan para personel operasi.

“Manajemen InJourney Airports juga telah menyiapkan sejumlah program antisipasi untuk keadaan darurat, accident, dan force majeur saat mudik lebaran berlangsung,” tambah Khaerul Assidiqi.

Selama periode penyelenggaraan Posko, diproyeksikan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebanyak 7% dibandingkan periode sebelumnya dengan peningkatan dari 209.613 penumpang menjadi 224.286 penumpang. Tidak hanya itu, pada aktivitas pesawat juga akan terjadi peningkatan sebanyak 5% pada periode ini dengan peningkatan dari 1.757 movements menjadi 1.845 movements.

Puncak arus mudik pada periode ini diprediksi akan terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan total 13.457 penumpang dengan puncak arus balik yang akan terjadi pada 07 April 2025 dengan total penumpang sebanyak 13.233 penumpang.

“Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, Manajemen InJourney Airports juga telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dalam penyediaan angkutan udara,” katanya lagi.

 

Khaerul Assidiqi, General Manager Bandara Syamsudin Noor menyematkan atribut pengamanan Posko Mudik Lebaran di Bandara Syamsudin Noor.

 

Manajemen InJourney Airports menyebutkan, saat ini tercatat rencana extra flights tujuan Jakarta (CGK) sebanyak 2 flights menggunakan maskapai Garuda Indonesia, Surabaya (SUB) sebanyak 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, Semarang (SRG) 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, dan Yogyakarta (YIA) sebanyak 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, masing-masing untuk keberangkatan dan kedatangan.

Dalam mendukung pengguna jasa transportasi udara khususnya pemudik mudik dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan berkesan menggunakan moda transportasi udara melalui Bandara Syamsudin Noor, telah disiapkan 333 personel yang terdiri dari 253 personel internal kami dan didukung oleh 80 personel eksternal dari TNI, POLRI.

“Kami juga menghimbau para pengguna jasa untuk tiba lebih awal di Bandara dan berhati-hati dengan barang bawaan selama bepergian” pesan Khaerul Assidiqi.(Olpah Sari).

Olpah Sari – Jurnalis & Pemimpin Umum Economic Travelling.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!