TPS Liar No Way, Ananda Bersih-Bersih Kawasan Selatan
Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda bersama Sekda Kota Banjarmasin langsung terjun ke lapangan “bersih-bersih” kawasan Selatan Banjarmasin yang terbilang parah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dan ilegal. (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).
Janji Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda membereskan masalah sampah di Banjarmasin akhirnya diwujudkannya. Bersama Sekretaris Daerah Ikhsan Budiman, dia pun langsung terjun ke lapangan “bersih-bersih” kawasan Selatan Banjarmasin yang terbilang parah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dan ilegal.
Hj Ananda benar-benar serius dan total, meski jadwal pekerjaaannya di awal pertama memerintah terbilang banyak.Maklum saja, sejak dilantik dia adalah orang pertama yang mendapat mandat Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR (yang tengah mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang).
Wakil Wali Kota Banjarmasin ini pun menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin agar menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang berada di sepanjang Jalan Lingkar Dalam Selatan, Banjarmasin Selatan.
Tak hanya itu Hj Ananda yang juga didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, Kasatpol PP serta jajaran terkait dilingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, melakukan sidak dan peninjauan ke TPS di Jalan RK Ilir, Kelurahan Pekauman, Kota Banjarmasin
Hj Ananda pun mengaku sudah menemukan formulasi yang tepat untuk Banjarmasin segera keluar dari darurat sampah, formulasi itu pun sudah berjalan sedari hari pertama ia memimpin apel perdana di Balaikota Banjarmasin kemaren.
“Intinya kita sudah menemukan formulasi yang tepat dan sekarang merupakan bagian dari implementasi formulasi tersebut, insyaAllah ini akan kita selesaikan titik pertama di depan Mahatama, yang kedua di Simpang Gerilya, tolong mohon do’a,” ungkap Hj Ananda disela kegiatan penertiban TPS Liar, Selasa (25/02/2025).
Dia pun dengan tegas menutup permanen TPS liar yang ada di Kota Banjarmasin untuk selanjutnya dijaga secara maksimal full 24 jam. Hal ini juga bertujuan agar tidak ada lagi orang-orang yang berani membuang di tempat tersebut.
“Kalau ada yang membuang kita tindak tegas, saya akan pasang cctv juga, walaupun saya dan pak Yamin melakukan retreat di Magelang, kami tetap bisa memantau, sampai kami kembali di tanggal 28 nanti, itu dulu yang bisa kami lakukan,” tegasnya nanda.

Bersama Wali Kota HM Yamin HR, perempuan berparas cantik ini pun kembali akan ada formula komprehensif yang akan dilakukan Pemko Banjarmasin untuk keluar dari darurat sampah., begitu keduanya pulang dari Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang.
Soal masyarakat yang membuang sampah di TPS liar itu, Ananda pun mengungkapkan warga sudah diberikan pengertian dengan melibatkan peran lurah dan camat untuk mengedukasi masyarakat memilah sampah dari sumbernya.
“Saya perintahkan lurah dan camat agar menginstruksikan kepada para RT dan Paman Gerobak Sampah itu bahwa TPS liar ini ditutup, kami sudah memberikan pembagian dan mengarahkan kemana sampah-sampah ini akan dibawa, termasuk di tempat pemilahan tingkat kelurahan,” sebutnya lagi.
Ia pun berpesan kepada pihak kelurahan dan kecamatan juga secara aktif untuk memberikan edukasi soal pemilahan sampah kepada masyarakat, edukasi ini dilakukan secara masif dengan minimal pemilahan itu terdiri dari organik, dan organik maupun B3.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menekankan residu atau sampah sisa dari pemilahan itu akan tetap dikirimkan ke TPA Regional Banjarbakula, sementara untuk organik dimanfaatkan dengan bekerjasama rumah maggot.
“Dan yang bisa dijual atau diuangkan sudah kami kerjasama dengan para pengepul, bertahap kita lakukan ini,” jelasnya. (Ridzky Husna).
