Mengenal Iwan Ray, Relawan Setiap Medan Bencana
Iwan Satria atau Iwan Ray siap mengevakuasi para warga korban banjir dari pagi hingga malam.
Banjarmasin itu kota yang tak pernah habis melahirkan relawan-relawan kemanusiaan.Hal ini semakin menambah deretan panjang julukan Banjarmasin sebagai kota seribu pemadam dan seribu relawan.
Relawan pun silih berganti mewarnai perjalanan kota Banjarmasin sebagai tua sarat sejarah dan kebaikan masyarakatnya. Nilai-nilai sosial dan keramah-tamahan warganya membentuk karakter jiwa sosial tinggi “Urang Banjar” yang hidup rukun dan damai di Banjarmasin.
Menyebut relawan di Banjarmasin sudah pasti akan kenal dengan sosok anak muda yang satu ini. Namanya Iwan Satria namun ia lebih populer dengan sebutan Iwan Ray alias 35 Klamur (Nomor regester PMK Kelayan A Murung Raya Banjarmasin). Suara lantang dan menggelegar menjadi ciri khasnya saat memandu para relawan pemadam kebakaran lewat radio panggil di frekwensi 654 milik Balakar (Barisan Relawan Pemadam Kebakaran) Banjarmasin.
Sejak sepuluh tahun terakhir suaranya begitu akrab di telinga warga Banjarmasin, terutama saat terjadi musibah kebakaran di Banjarmasin dan sekitarnya.
“Saat ini telah terjadi kebakaran di kawasan Mantuil, silakan luncurkan unit terdekat terlebih dahulu dan utamakan berhati-hati di jalan raya serta ramah dengan pengguna jalan lainnya,” begitu kalimat terdengar lewat radio panggil dari mulut Iwan Ray, saat terjadi kebakaran di sebuah kawasan di Banjarmasin.

Tak hanya sebagai relawan pemadam kebakaran, Iwan Ray juga kerap kali terjun saat bencana banjir. Dia bersama sejumlah relawan lainnya bahu-membahu menbantu korban banjir dengan medan yang sangat berat. Tak jarang dia berkali-kali menemui arus deras saat membawa bala bantuan termasuk makanan kepada para korban banjir.Seperti kejadian banjir besar yang melanda Kalsel tahun 2021 silam.
“Ini pengalaman yang tak terlupakan dalam sejarah kami para relawan, harus berpacu waktu menolong masyarakat korban banjir saat itu. Kami sempat kelelahan harus menerobos banjir sepinggang orang dewasa, mengevakuasi dan mengantar bantuan.Karena itu kami pun sempat meminta tolong pemerintah menyediakan transportasi tambahan, karena medannya jauh dan terisolir,” kenang Iwan Ray.
Suara Iwan Ray sendiri menjadi buah bibir, karena menyuarakan kepentingan orang banyak. Karena saat itu kondisi banjir di kalsel benar-benar parah dan kurang perhatian pemerintah pusat, padahal banjir sudah hampir sebulan penuh. Bahkan Najwa Sihab mengundang dirinya dalam Narasi Mata Najwa di Trans7 disiarkan secara live.
“Bukan ingin masuk TV, tapi yang kami suarakan adalah suara-suara masyarakat dan relawan. Karena realitanya saat itu kita dalam situasi keterbatasan dan relawan di Kalsel itu luar biasa membantu sesama, saat banjir besar itu. Karena terbatasnya sarana transportasi membuat bantuan ke pelosok-pelosok menjadi terhambat, ini yang kami suarakan,” tutur Iwan Ray yang dikenal sebagai pria hobbi Mancing Mania.

Terjun sebagai relawan sendiri menurut pria penyuka travelling dan memancing ini, adalah karena panggilan jiwa. Beruntung kebiasaan menolong dan terjun ke sejumlah lokasi bencana, didukung penuh istri dan keluarga. Karena sudah panggilan jiwa inilah, ia harus rela meninggalkan anak istri saat menolong orang saat terjadi bencana dengan waktu yang lama.
“Alhamdulilah, istri dan keluarga sangat mendukung sekali. Apalagi kami sekeluarga memang dididik orang tua agar senantiasa membantu orang dalam kesusahan, semampu dan sebisa yang dibantu. Mungkin lewat jalur relawan ini kami mewujudkan harapan orangtua, tanpa berharap dibayar, semuanya ikhlas karena Allah SWT,” ujar Iwan Ray sembari mengemasi seragam relawan untuk ke lokasi banjir, Sabtu (01/02/2025).
Iwan Ray mewakili relawan sangat berterima kasih dengan sambutan baik terhadap para relawan di mana pun. Karena relawan itu sejatinya lahir dan ada untuk masyarakat.Meskipun tak berharap apa-apa dalam setiap langkah pengabdian dirinya dkk, disambut senyum baik sudah jadi kebahagiaan bagi relawan.
“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan mendapat ridho dari Allah SWT. Mohon doa pian barataan kami relawan senantiasa disehatkan badan dan dilancarkan dalam tugas kemanusiaan,” harapnya. (Muhammad Irfani).


Luar biasa, By Admin IG BPK_KOTA_BANJARMASIN