Bersepeda Dari Sekumpul Warga Sumut Ingin Kunjungi Guru Udin

0
PESEPEDA SUMUT UTAMA

Muhammad Abdul Razak Bersama warga dan Jamaah Sekumpul yang ikut melepas keberangkatannya ke Kaltim naik sepeda.

Tuntas menunaikan nazar mengikuti Haul Abah Guru Sekumpul, di Martapura. akhirnya Muhammad Abdul Razak  meneruskan ritual bersepeda menuju Samarinda. Dia bersepeda seorang diri, setelah rekannya Chandra Nasution memilih tak ikut, karena kecapean.

Rabu siang (08/01/2025) usai salat Dzuhur di Masjid Al-Qaromah Martapura, Abdul Razak melanjutkan perjalanan bersepeda ke Samarinda. Jamaah Guru Sekumpul asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara,ini melanjutkan perjalanan religinya mengunjungi Majelis Tuan Guru Haji Muhammad Zhofarudin atau Guru Udin Samarinda. Dia dilepas puluhan jamaah dan warga Keraton Martapura dengan suasana haru.

“Semoga sehat dan datang kembali ke Martapura di Haulan Abah Guru Sekumpul. Kami tetap merindukan pian urang baik, Muhibbin.Hati-hati di jalan dingsanak (saudara),” ucap Dani salah satu warga Martapura yang ikut melepas keberangkatan Abdul Razak.

 

Warga Keraton Martapura mengantar keberangkatan Abdul Razak ke Samarinda, Kaltim.Usai Menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul.

 

Cuaca terik tak menghalangi pria yang senang mengenakan keffiyeh (pelindung kepala) untuk menggowes sepedanya. Untuk menguatkan semangatnya Abdul Razak melantunkan salawat sepanjang perjalanan.Kayuhan demi kayuhan dilalui hingga perbatasan Simpang Empat,Kabupaten Banjar,Kalsel.

Perjalanannya jelang Isya pun terhenti karena cuaca tidak bersahabat, hujan deras mulai mengguyur kawasan Kabupaten Banjar. Dia pun berhenti di Pos Area Jamaah Guru Sekumpul, Sungkai Baru.

“Alhamdulillah beristirahat sebentar sambil menikmati kopi yang disediakan para relawan di posko rest area.Hujan sedang lebat-lebatnya ulun kada berani meneruskan perjalanan dan beristirahat disini dulu,” ujar Abdul Razak yang mengabari Tim Economic Travelling.Com via whatsapps.

Perjalanan pun dilanjutkan usai hujan reda.Dengan penerangan seadanya Razak mengayuh sepeda ontel meneruskan misi perjalanan yang ditekadkan sejak berangkat dari kampung halamannya di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Desember 2024 silam.

 

Di Posko Rest Area Binuang, Tapin, Abdul Razak tak mengira disambut hangat warga dan tokoh Banua, Haji Zaini Mahdi.

Rupanya perjalanan menuju Kalimantan Timur bersepeda usai hadir ke Haul Sekumpul, terdengar dari penjuru Banua (Kalsel). Begitu memasuki Binuang, Kabupaten Tapin, dia pun disambut dengan hangat relawan Posko Singgah BGM, Binuang. Bahkan tak terduga dia diajak seseorang yang untuk menikmati kopi hangat dan kue-kue panas.

“Ulun kada mengira disambut hangat bubuhan Binuang. Bahkan dilayani dengan baik penuh kekeluargaan oleh seseorang yang ulun belum kenal. Namun belakangan ulun baru tahu itu adalah Pahaji Ijai Binuang. Masya Allah, bisa badadapatan sidin yang tetap rendah hati dan menyambut ulun dengan penuh persaudaraan,terimakasih dingsanak di Binuang barataan.” cerita Abdul Razak yang kaget kalau diantara orang yang menyambutnya terdapat tokoh Binuang, Haji Zaini Mahdi.

Beristirahat beberapa jam di Binuang, membuat kondisi tubuh Abdul Razak bugar. Kamis pagi(09/01/2024) perjalanan pun dilanjutkan ke Kota Kandangan, Barabai hingga Jumat siang (10/01/2025) di Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Sambutan hangat tetap diberikan kepada pesepeda “viral menuju Sekumpul” , setiap melintasi kota-kota di Kalsel. Di Kandangan dia pun disambut keluarga Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI), demikian pula di Balangan dan Tanjung. Sambutan ini membuat Abdul Razak sangat terkesan dan merasa mengunjungi kampung halaman kedua kembali.

 

Abdul Razak di Kota Kandangan bertemu sahabat lamanya, Nurdiansyah Kepala Dinas Sosial Hulu Sungai Selatan (tengah).

 

Malam hari di Kota Paringin (Kabupaten Balangan) disambut anggota KOSTI setempat dengan hangat.

“Alhamdulillah perjalanan ulun lanjutkan kembali.Meskipun sempat pegal-pegal, namun semangat yang diberikan urang Banjar disini membuat energi baru hingga mampu gowes sampai Tanjung siang ini,” ujar Abdul Razak.

Di Tanjung Abdul Razak dibuat surprise oleh Komunitas Sepeda setempat yang dipimpin Haji Yani. Bagaimana tidak, tanpa disangka saat istirahat sambil menikmati makan siang di sebuah rumah makan, dia dihampiri seorang pria dengan ramah.

“Ulun kaget nang kedua ini, tiba-tiba dihampiri Pahaji Fani (H Noor Rifani), Bupati Tabalong terpilih. Masya Allah, ulun urang biasa aja tiba-tiba sidin mandatangi dan memberikan semangat, sambil menemani makan siang,” ujar Abdul Razak tak mampu menghilangkan rasa kagetnya.

H Fani sendiri mengaku bersyukur bisa bertemu dengan salah satu Jamaah Abah Guru Sekumpul yang dengan ikhlas bersepeda dari Sumatera Utara hingga Kalsel. Rasa kagumnya itu bertambah menyaksikan kesungguhan pria ini ke Samarinda dengan bersepeda, untuk bersilaturahmi dengan Tuan Guru Udin.

“Kami di Tabalong selalu mendoakan perjalanan beliau dilancarkan hingga tujuan. Kami sangat senang beliau bisa mengunjungi Tanjung dan sekitarnya.Mudahan perjalanan beliau ini juga memberikan keberkahan untuk semua dan Banua,” kata H Fani menjabat tangan Abdul Razak.

 

 

Bupati Tabalong terpilih H Noor Rifani menyambut kedatangan Abdul Razak di Tanjung.

Sambutan hangat Warga Kalsel, termasuk di persinggahan di Tabalong memberikan kesan mendalam bagi Abdul Razak. Karena niatnya semata bersepeda dari Kampung Halaman, di Serdang Bedagai (Sumut), ke Kalsel dan Kaltim hanya karena bersllaturahmi (menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul dan ingin badadapatan dengan Guru Udin Samarinda).

“Ulun mohon doa, mudahan perjalanan terus dilancarkan dan badan disehat terus sampai ke tujuan. Karena apa yang ulun lakukan semata-mata ingin mengharap ridho Allah, sekalian mampir ke sejumlah masjid dan mushola yang ada di Kalsel maupun di Kaltim,” tutur Abdul Razak.

Perjalanan Abdul Razak mengayuh sepeda ontel ini pun terus mengundang simpati dimana-mana. Tak heran jika sepanjang perjalanan sambutan masyarakat dan warga serta komunitas Sepeda Tua Indonesia sangat hangat.

“Alhamdulillah, beliau sudah mulai melanjutkan perjalanan keluar Kalsel. Sebuah perjalanan yang menginspirasi siapa saja dan harapan kita beliau terus memberikan pembelajaran terbaik dari perjalanan bersepeda untuk sebuah niatan mulia. Kami tetap selalu memantau beliau dan berharap bubuhan kita Banjar di Kaltim menyambut dengan baik kedatangan beliau di Samarinda,” terang  Datuk Taufik Arbain, Sekjen Kerukukan Bubuhan Banjar Sa-dunia. (Muhammad Irfani).

Muhammad Irfani – Jurnalis Economic Travelling.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!