Warga Sumut Ingin Kembali Naik Sepeda Ke Sekumpul
Abdul Razak dan Chandra Nasution bersepeda dari Sumut ke Sekumpul Martapura.
Sambutan Ramah Urang Banjar Tidak Terlupakan
Tangis haru Muhammad Abdul Razak dan Chandra Nasution pun pecah. Minggu sore (05/01/2025) dua warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara berada diantara jutaan Jamah Haul Guru Sekumpul, di Martapura. Keduanya pun tak berhenti menyeka air mata keharuan, setelah nazarnya ikut Haulan tercapai sudah.
Sore itu baik Razak dan Chandra merasa bersyukur sekali bisa berkumpul dengan jutaan jamaah. Keduanya pun sejak hari Sabtu (04/01/2024) sudah berada di kawasan Sekumpul Martapura. Mereka menginap di rumah salah seorang warga bersama kelompok Majelis Taklim Berkah Sekumpul.
“Alhamdulillah nazar kami berdua ikut haulan kesampaian sudah. Suatu kebanggaan dan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan perjuangan yang cukup berat dan perjalanan yang panjang akhirnya sampai juga di Sekumpul untuk dapat mengikuti Haul Akbar Abah Guru Sekumpul,” tutur Abdul Razak.
Bagi Abdul Razak dan Chandra Nasution, perjalanan ke Kalimantan Selatan memberika kesan mendalam. Karena sejak mereka tiba di Banjarmasin dan Martapura sambutan hangat dan ramah mereka terima. Bahkan mereka diperlakukan seperti saudara sendiri oleh warga Banjar baik yang di Banjarmasin, Banjarbaru maupun Martapura.
“Alhamdulillah, ini merupakan kampung kedua kami. Bagaimana tidak kami disambut dengan keramahtamahan penuh persaudaraan. Bahkan ziarah-ziarah beberapa ulama termasuk ke Kubah Basirih, kami disambut hangat sekali. Ini yang membuat kami tidak bisa melupakan kebaikan orang Banjar,” ucap keduanya sembari menerima jabatan tangan para jamaah Haul yang mengenali keduanya.

Banyak cerita dan kenangan terindah yang dirasakan saat menginjakkan kaki ke Bumi Lambung Mangkurat. Abdul Razak pun menyimpannya dalam lembaran kenangan yang akan dikisahkan kepada anak cucunya kelak. Terlebih bisa ke Sekumpul adalah impian dirinya dengan Chandra Nasution. Meskipun untuk mewujudkan impian itu mereka rela susah payah naik sepeda mulai kampung halaman Serdang Bedagai, Sumatera Utara.Dan mimpi itu terwujud dengan menyaksikan langsung prosesi yang khidmat sebuah Haul ulama terkenal yang sangat dihormati umat.
“Ulun berdua mohon didoakan sehar selalu. mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala masih memberikan nikmat hidup dan nikmat sehat. Doa kan saja, Insya Allah kami datang kembali naik sepeda ke Sekumpul,” ujarnya berharap.
Muhammad Abdul Razak dan Chandra Nasution sendiri , usai menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul akan bertolak ke Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (07/01/2025). Perjalanan ke Samarinda sendiri dilakukan dengan bersepeda. Rencananya sesampai di Samarinda ingin menghadiri pengajian Guru Udin.
“Insya Allah hari Rabu tanggal 7 Januari 2025, mau meneruskan perjalanan bersepeda ke Samarinda Kalimantan Timur. Do’a kan mudahan bisa sampai dengan selamat dan bisa berjumpa dengan Guru Udin,” kata Razak sembari menyeruput kopi hangat.

Kisah perjuangan Jamaah Haul Guru sekumpul dari Sumatera Utara ini pun menarik perhatian warga Kalsel. Karena demi cintanya kepada Abah Guru Sekumpul membuat mereka rela jauh-jauh datang ke Martapura hanya dengan sepeda ontel biasa.Kedatangan kedua jamaah ini pun sempat viral dan mengundang simpatik berbagai kalangan.
“Barakallah, sebuah perjuangan dan dedikasi luar biasa, seseorang yang mencintai ulama. Sangat menginspirasi sekali, kita doakan bersama semoga perjalanan beliau pulang ke kampung halaman lancar. Dan harapan kita semua sidin badua bisa datang kembali ke sekumpul. Karena urang Banjar selalu merindukan orang baik seperti beliau berdua,” harap Datuk Taufik Arbain, Sekjen PP Kerukunan Bubuhan Banjar Sa-dunia. (Muhammad Irfani).

