Kalsel Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Lewat Table Top di Batam
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel M.Syarifuddin dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Batam,Ardiwinata.
Upaya mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara ke Kalsel terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pariwisata. Instansi ini kian getol menjalin sinergisitas dengan pelaku usaha kepariwisataan dan pemerintah daerah lainnya.
Salah satunya Dinas dibawah kepemimpinan M Syarifuddin menggandeng sejumlah Asosiasi Pariwisata di Kalsel, seperti ASITA, ASPPI, ASPERWI, dan Astindo, menggelar Table Top di Mega Mal Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (09/11/2024). Kegiatan yang merupakan rangkaian Peluncuran Calendar Of Event Pariwisata 2024 juga menghadirkan 50 perwakilan Travel Agent seluruh Indonesia termasuk juga Singapura, Johor Bahru, Malaysia.

Table Top sendiri adalah sebuah acara yang mempertemukan pelaku industri pariwisata sebagai seller dengan pelaku industri perjalanan wisata sebagai buyer. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata daerah dan memperluas jaringan bisnis serta kerjasama secara langsung
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, M Syarifuddin mengungkapkan melalui acara Table Top akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara ke Kalsel. Event ini juga menjadi momen bagus bagi pasar pariwisata di Banua, yang lebih mengedepankan wisata berbasis alam dan berkelanjutan serta menjaga kearifan lokal. Selain itu para pelaku pariwisata di Banua pun sangat kompak memasarkan potensi-potensi destinasi wisata termasuk juga Geopark Meratus.
“Mengapa kami memilih Batam sebagai tempat penyelenggaraan Table Top yang jadi bagian rangkaian penting Calendar Of Event (COE) Pariwisata Kalsel 2024, karena Batam merupakan Hub pariwisata yang sangat penting bagi Kalsel. Sebagai gerbang wisata internasional Batam sangat strategis untuk pasar wisata Banua,” ungkap Syarifuddin saat membuka Table Top, Mega Mal Batam, Kepri.

Ketua ASITA Kalsel, Dewi Restina SE mengapresi penuh kegiatan Table Top yang merupakan pertemuan penting pelaku industri wisata Kalsel dengan daerah lainnya. Tentu bagi Kalsel sendiri memberikan potensi pasar yang bagus dalam pemasaran pariwisatanya.
“ Kami sangat berterimakasih dengan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pariwisata menfasilitasi kegiatan ini. Ini akan menjadi kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kolaborasi demi pariwisata berkelanjutan dan mendukung program peningkatan kunjungan wisatawan ke Banua,” kata Dewi Restina.
Sementara itu Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kalsel, Mutia Amana Nastiti, menilai acara Table Top menjadi bagian terpenting dalam menjembatani pasar wisata di Kalsel. Karena sejumlah travel agent yang berpartisipasi memiliki paket-paket wisata yang mendukung kunjungan wisatawan, apalagi mereka memiliki SDM, sarana dan prasarana dalam menunjang dan mempromosikan destinasi-destinasi wisata unggulan dan terbaik di Kalsel.
“Yang terpenting dalam Table Top ini, adalah bukti konkret sekaligus komitmen Asosiasi kepariwisataan dan travel agent Banua untuk mensukses setiap program pengembangan wisata di Kalsel. Salah satunya dukungan penuh kami untuk Calendar Of Event 2025,” ucap Mutia. (Olpah Sari).

