Siswi Purwa Caraka Banjarmasin Bikin Kejutan di Jakarta
Leony Almeira Sinter, siswi Purwa Caraka Music Studio Banjarmasin bersama keluarga usai menerima penghargaam. (Foto - Dok Purwa Caraka).
Leony Almeira Raih Juara II Bintang Radio 2026
Panggung musik nasional menjadi saksi lahirnya talenta muda dari Kalimantan Selatan.
Leony Almeira Sinter, siswi Purwa Caraka Music Studio Banjarmasin, berhasil mencuri perhatian dengan meraih Juara II Grand Final Bintang Radio RRI 2026 yang berlangsung di Auditorium Abdulrahman Saleh, RRI, Jakarta Pusat.
Prestasi membanggakan tersebut sekaligus mengantarkan nama Leony sebagai salah satu penyanyi muda potensial yang patut diperhitungkan di tingkat nasional.
Gadis berusia 16 tahun itu sebelumnya melaju ke Jakarta setelah meraih Terbaik I kategori putri pada ajang Bintang Radio RRI Banjarmasin 2026.
Di panggung grand final, Leony menunjukkan kemampuan vokal dan penguasaan panggung melalui dua penampilan dengan karakter musik berbeda.
Pada hari pertama, ia membawakan lagu populer Bawa Dia Kembali yang dipopulerkan Mahalini. Penampilannya mendapat perhatian berkat penghayatan dan kemampuan mengolah karakter lagu.
Tantangan berikutnya hadir pada penampilan hari kedua. Mengenakan busana adat Sulawesi Utara, Leony membawakan lagu daerah Si Patokaan. Penampilan tersebut memperlihatkan keberaniannya mengeksplorasi warna musik sekaligus menghadirkan kekayaan budaya Nusantara di panggung nasional.
Keberhasilan Leony mendapat apresiasi dari pimpinan sekaligus pemilik Purwa Caraka Music Studio Banjarmasin, drg. Harmadji Kurniadi.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Purwa Caraka sekaligus bukti bahwa pembinaan bakat musik sejak dini dapat membuka jalan bagi anak-anak daerah untuk berkompetisi di tingkat nasional.
“Harapan kita semua, prestasi Leony dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, khususnya generasi muda di Kalimantan Selatan, agar berani mengembangkan potensi dan tidak ragu menunjukkan kemampuan di panggung yang lebih luas,” tutur pria yang dikenal sebagai dokter gigi dan musisi di Banua.
Prestasi ini juga menjadi gambaran bahwa perjalanan seorang penyanyi tidak terbentuk dalam semalam.
Dibutuhkan latihan, kedisiplinan, keberanian tampil, serta dukungan lingkungan yang tepat untuk mengasah kemampuan hingga mencapai kualitas kompetitif.
Bagi Purwa Caraka Music Studio Banjarmasin, keberhasilan Leony menjadi salah satu pencapaian membanggakan dalam perjalanan pembinaan seni musik.
Sementara bagi Kalimantan Selatan, raihan Juara II Bintang Radio RRI 2026 menambah daftar talenta muda Banua yang mampu bersaing dan membawa nama daerah ke panggung nasional.
Di usia yang masih sangat muda, Leony telah menunjukkan bahwa mimpi untuk berkarier di dunia musik dapat dimulai dari ruang belajar sederhana, melalui proses panjang, sebelum akhirnya berdiri di panggung nasional dan mendapat pengakuan.(M.Irfani).
