Pemko Banjarmasin Usulkan Bantuan Peralatan ke Pemerintah Pusat
Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza bersama Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR dan istri serta Anggota DPR RI Hj Mariana seusai menyerahkan bantuan untuk Relawan Karhutla Banjarmasin.(Foto - Media Center Banjarmasin).
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengatakan, Pemko telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan tembusan kepada DPR RI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk mengusulkan dukungan penanganan karhutla, termasuk bantuan peralatan.
“Kami sudah bersurat dan mengusulkan kepada Bapak Presiden, serta menyampaikan hal ini kepada pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi. Mudah-mudahan Kota Banjarmasin bisa memperoleh dukungan untuk penanganan dampak karhutla, termasuk kebutuhan peralatan,” ujarnya.
Menurut Yamin, penanganan karhutla perlu mencakup upaya mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan petugas dan relawan di lapangan.
Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza mengatakan, dampak karhutla meluas melampaui wilayah yang terbakar. Asap dari Barito Kuala, Kabupaten Banjar, dan Banjarbaru, misalnya, dapat memengaruhi kualitas udara di Banjarmasin.
“Walaupun Banjarmasin mungkin tidak banyak memiliki titik kebakaran, daerah sekitarnya juga terdampak. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat karena asap dapat menyebar lintas wilayah,” ujarnya.
Helvi mengingatkan, kabut asap juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, termasuk operasional UMKM. Karena itu, penanganan bencana perlu disertai upaya pemulihan agar masyarakat dan pelaku usaha dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Kunjungannya ke Banjarmasin juga berkaitan dengan program KUMITRA, yang memfasilitasi pengembangan UMKM melalui akses pembiayaan, kemitraan, dan perluasan pasar. Ia mengapresiasi langkah Pemko dalam menghimpun bantuan bagi relawan dan masyarakat, termasuk melalui kegiatan pasar murah.
Relawan Butuh Dukungan di Lapangan
Perwakilan Balakar Banjarmasin, Kevin, menyampaikan terima kasih kepada Pemko dan para donatur atas bantuan yang diberikan kepada relawan penanganan karhutla.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami di lapangan. Mudah-mudahan hujan segera turun dan karhutla ini cepat berakhir,” tuturnya.
Bantuan senilai Rp451,2 juta diharapkan dapat menunjang kebutuhan relawan selama bertugas.
Di tengah ancaman kabut asap, penanganan juga perlu memastikan keselamatan petugas dan perlindungan kesehatan warga, sekaligus meminimalkan gangguan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.(Ridzky Husna).
