Banjarmasin Raya Didorong Jadi Proyek Sampah Energi
Tiga Kepala Daerah bersinergi mendorong perubahan penanganan masalah sampah. (Foto - Media Center Banjarmasin).
Produksi 678 Ton per Hari Jadi Sorotan
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin menggelar pertemuan dengan Bupati Banjar Saidi Mansyur dan Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi untuk membahas pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL), Kamis (02/04/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Terbatas bersama Menko Bidang Pangan dan Menteri Lingkungan Hidup, sekaligus menyikapi penetapan Banjarmasin Raya yang mencakup Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Barito Kuala sebagai lokasi pilot project nasional PSEL.
Dalam pertemuan tersebut, Yamin menekankan pentingnya sinergi antardaerah untuk membangun sistem pengelolaan sampah regional yang terintegrasi.
“Sinergi ini langkah strategis untuk mengubah paradigma sampah dari beban menjadi sumber energi dan peluang ekonomi,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dibahas, total timbulan sampah di tiga wilayah tersebut mencapai sekitar 678 ton per hari. Kondisi ini dinilai membutuhkan penanganan cepat seiring meningkatnya jumlah penduduk.
Sebagai bagian dari rencana tersebut, terdapat empat opsi lokasi yang diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk pembangunan fasilitas PSEL, yakni TPA Tabing Rimbah, TPA Basirih, kawasan Terminal Gambut Barakat, dan area belakang RSJ Sambang Lihum.
Selanjutnya, pemerintah daerah menunggu hasil kajian teknis dari kementerian untuk menentukan lokasi yang paling sesuai.
Yamin menyatakan pemerintah daerah akan menyiapkan langkah lanjutan, termasuk aspek teknis dan anggaran, agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan sesuai arahan pemerintah pusat.(Ridzky Husna).
