Indahnya Halal Bihalal Alumni SD Simpang Ulin di Riam Bajandik

0
RIAM BAJANDIK

Menjelajahi salah satu keindahan pariwisata Kalsel di bentangan Geopark Meratus. (Foto - Olpah Sari).

Halal bihalal tidak selalu harus berlangsung formal dan penuh seremoni.

Dalam suasana sederhana, silaturahmi tetap dapat terjalin hangat sekaligus menghadirkan kebahagiaan tersendiri.

Itulah yang dilakukan para alumni empat SD di kawasan Simpang Ulin, Banjarmasin.

Para alumni dari SD Negeri Ulin, Cemara, Kemuning, dan Beringin angkatan 1981 hingga 1987 memilih merayakan kebersamaan dengan cara berbeda.

Mereka menggelar halal bihalal sambil berwisata ke Riam Bajandik di Barabai, Kalimantan Selatan.

Ketua panitia kegiatan, Hj Ratna, mengatakan kegiatan ini menjadi cara sederhana namun bermakna untuk merawat hubungan yang telah terjalin sejak masa kanak-kanak di bangku sekolah dasar.

 

Para alumni 4 SD Simpang Ulin Banjarmasin bersantai sore hari di Riam Bajandik, Barabai. (Foto – Olpah Sari).

Menurutnya, waktu puluhan tahun justru semakin mempererat persaudaraan di antara mereka.

“Sudah 45 tahun berlalu, namun rasa kebersamaan tetap terjaga meski usia tidak lagi muda. Kenangan masa kecil menjadi pengikat yang membuat hubungan itu tetap hidup hingga sekarang,” tutur Ratna.

Ratna yang juga dikenal sebagai wirausaha Soto Banjar Ratna di Banjarmasin menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pariwisata daerah.

“Kami ingin kehadiran rombongan alumni turut memberi dampak positif bagi destinasi lokal,” ujar Ratna.

Hal senada diungkapkan Kaspi, salah satu tokoh penggerak Alumni 4 SD Simpang Ulin  Banjarmasin. Menurutnya melalui halalal bihalal “Wisata Indonesia dan Banua” setidaknya bisa mempromosikan destinasi-destinasi wisata di Kalsel.

“Memang cara kami sederhana dan tidak masif, namun yang terpenting adalah pesan indah bahwa wisata Kalsel ini indah, nyaman, menyenangkan, sangat layak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Riam Bajandik keren dan wonderful Indonesia,” kata perempuan asal Landasan Ulin Banjarmasin.

 

Wisatawan Banjarmasin yang merupakan alumni 4 SD Simpang Ulin Banjarmasin bersama keluarga menikmati keindahan Riam Bajandik. (Foto – Aris).

Riam Bajandik sendiri merupakan wisata alam berupa aliran sungai berbatu yang berada di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tempat ini menjadi salah satu tujuan favorit warga untuk menikmati suasana alam, berenang, hingga bersantai bersama keluarga.

Dengan suasana alami yang masih terjaga, kawasan ini menawarkan pengalaman sederhana namun menyenangkan. Air sungai yang jernih, bebatuan alami, serta lingkungan yang asri menjadikan Riam Bajandik cocok sebagai tempat melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Meski sempat terdampak banjir besar pada tahun 2021, destinasi ini tetap bertahan dan kembali ramai dikunjungi. Biaya masuk yang sangat terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para alumni tidak hanya merawat kenangan masa lalu, tetapi juga menciptakan cerita baru.

“Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa silaturahmi dapat terus hidup dan berkembang, selama ada keinginan untuk menjaga dan merawatnya,” tutup Kaspi. (Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!