Tiga KCPS Bank Kalsel Penyangga IKN

0
DIRUT BK

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Bank Kalsel terus memperkuat ekspansi layanan keuangan berbasis syariah dengan meresmikan tiga Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di wilayah strategis Kalimantan Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menangkap peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tiga KCPS tersebut masing-masing berada di Tanjung, Kabupaten Tabalong; Rantau, Kabupaten Tapin serta Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada potensi ekonomi unggulan di masing-masing wilayah yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan pengembangan jaringan layanan syariah merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap sistem keuangan berbasis prinsip syariah.

“Ekspansi ini tidak hanya untuk memperluas jangkauan layanan, tetapi juga untuk memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah penyangga IKN,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (25/03/2026) tadi.

Ia menjelaskan, KCPS Tanjung memiliki peran penting sebagai penopang kawasan industri dan wilayah penunjang IKN. Sementara KCPS Rantau difokuskan untuk mendukung sektor perdagangan dan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Adapun KCPS Handil Bakti diarahkan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas ekonomi masyarakat di kawasan padat penduduk serta jalur strategis lintas provinsi yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.

Menurut Fachrudin, kehadiran layanan syariah yang lebih dekat diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan formal.

Selain itu, Bank Kalsel juga menargetkan peningkatan dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembiayaan berbasis syariah.

Dengan langkah ini, Bank Kalsel optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang adaptif terhadap dinamika pembangunan nasional, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di kawasan sekitar IKN.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!