BSI Optimistis 2026 Tumbuh Lebih Kuat

0
BSI KUAT

layanan perbankan syariah di BSI Kantor Kayu Tangi Banjarmasin. (Foto - Risanta).

Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Kalimantan

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI optimistis menatap 2026 dengan target pertumbuhan yang lebih kuat, seiring kinerja positif yang berhasil dibukukan sepanjang 2025.

Penguatan literasi keuangan syariah di wilayah Kalimantan menjadi salah satu fokus utama perseroan untuk menopang ekspansi bisnis ke depan.

Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Saefudin Suria Hidayat, mengatakan capaian kinerja tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk peran media massa dalam mengedukasi masyarakat mengenai layanan dan produk keuangan syariah.

Hal itu disampaikannya di sela-sela acara silaturahmi bersama media massa Kalimantan Selatan dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Media Connect yang berlangsung di Hotel TreePark Banjarmasin, Rabu 4 Maret 2026.

Menurut Saefudin, sinergi antara BSI dan media selama ini berjalan konstruktif dan produktif. Ia berharap kolaborasi tersebut semakin diperkuat guna memperluas pemahaman masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.

 

Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Saefudin Suria Hidayat. (Foto – Fikri Husaini).

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan media yang selama ini turut memberikan literasi keuangan syariah kepada masyarakat Kalimantan. Dukungan ini berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis BSI yang melampaui rata-rata industri perbankan nasional,” ujarnya.

Hingga Desember 2025, lanjut dia, BSI Regional Kalimantan mencatatkan pertumbuhan aset yang solid dengan total mencapai sekitar Rp168 triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan signifikan pada sisi pendanaan dan pembiayaan, sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

Saefudin memaparkan, pertumbuhan tersebut juga mencerminkan semakin luasnya penetrasi produk dan layanan BSI di berbagai segmen, baik ritel, UMKM, maupun korporasi. Selain itu, penguatan digitalisasi layanan turut mendorong efisiensi dan kemudahan akses bagi nasabah.

Tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan penghimpunan dana, BSI juga memperluas lini bisnis melalui layanan bullion atau bank emas. BSI menjadi satu-satunya bank yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan bisnis bullion dan emas secara resmi, sehingga membuka peluang diversifikasi sumber pendapatan berbasis aset riil.

 

Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Saefudin Suria Hidayat dan jajaran bersama awak media di Kalsel. (Foto – Fikri Husaini).

“Kini kami tidak hanya menghadirkan produk perbankan syariah, tetapi juga layanan bullion atau emas. Kami berharap literasi mengenai layanan ini dapat semakin dipahami masyarakat, karena ini merupakan peluang investasi syariah yang potensial,” kata Saefudin.

Sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara, posisi BSI kini sejajar dengan bank-bank BUMN besar lainnya dan terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, termasuk di Kalimantan yang menjadi salah satu wilayah strategis pertumbuhan baru Indonesia.

Saefudin menegaskan, dengan dukungan media, pemangku kepentingan, dan masyarakat, BSI optimistis mampu mencatatkan kinerja yang lebih baik pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Insya Allah pada 2026, dengan dukungan semua pihak, BSI akan tumbuh lebih kuat. Kami berharap BSI Regional Kalimantan dapat menjadi salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan BSI secara nasional,” tutupnya.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!