Sentuhan Kebaikan LAZ Ummul Quro Bogor Dibalik Budidaya Ikan
Panen raya Ikan Nila merah hasil budidaya warga Desa Pakanraya Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, binaaan LAZ Ummul Quro Bogor.
Wajah sumringah terlihat dari sejumlah warga Desa Pakanraya Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Siang itu mereka tak mampu menyembunyikan rasa bahagia, karena akhirnya bisa memanen ikan nila merah. Meskipun begitu mereka bersyukur usahanya dilakoni penuh perjuangan akhirnya membuahkan hasil.
Desa Pakanraya di kawasan RW 4, Kemang, Bogor, adalah satu diantara potret desa yang mendapat pembinaan dari program pilar ekonomi LAZ UQB (Lembaga Amil Zakat Ummul Quro Bogor). Pemberdayaan budidaya ikan tersebut , merupakan kerjasama LAZ Ummul Quro Bogor dengan sejumlah stakeholder kemitraan kelompok Glatik.
Program Pilar Ekonomi LAZ (Lembaga Amil Zakat) adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan ekonomi produktif.
Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga fokus pada pelatihan, pendampingan, dan pembukaan akses pasar bagi penerima manfaat. Salah satunya adalah program yang mendukung peternakan dengan memberikan pelatihan, modal, pendampingan, dan akses pasar.

“Alhamdulillah berkah dukungan para donatur dan Muzakki program ini bisa berjalan dan memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat Desa Pakanraya, Kemang, Bogor.Salah satunya adalah pengembangan budidaya ikan nila merah,” ungkap Pimpinan Lembaga Amil Zakat Ummul Quro Bogor, Abdulllah.
Budidaya ikan nila merah ini pun akhirnya membuahkan hasil.Karena warga akhirnya bisa memetik hasil dengan panen raya ikan nila merah.Sebelumnya mereka mengawali dengan menebarkan 500 ekor ikan nila dengan sistem Bioflok. Selama tiga bulan memelihara mereka menghabiskan 3 karung atau (total 90 kg) palet (atau pakan ternak).
Meskipun tidak didukung ketersediaan genset listrik, tidak menyurutkan semangat warga untuk membudidayakan ikan nila merah.Terlebih terdapat sekitar 200 ikan mati karena listrik yang padam cukup lama.
“Dibalik itu semua, warga tetap semangat dan akhirnya bisa memanen cukup bagus.Karena ikan hasil panen bisa dijual seharga Rp28.000 per kilogram , dengan isi 4–5 ekor per kilogram. Hasil penjualan panen ikan ini dipergunakan untuk kebutuhan dan operasional kelompok glatik kedepan nya,” ujar Abdullah.
Abdullah menambahkan program ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembelajaran di lingkungan RW 4 Desa Parakanjaya Kec Kemang.
Sekedar diketahui LAZ (Lembaga Amil Zakat) memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui program-program yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
LAZ berperan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Mereka mendorong ekonomi produktif dengan menyalurkan zakat untuk usaha-usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. (Muhammad Irfani).

