Pedagang Nasi Goreng Di Nagara Gembira Dibantu Bank Kalsel
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyerahkan rombong Baroqah kepada, Aldi, Pedagang Nasi Goreng di kawasan Tumbukan Banyu Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kegembiraan terpancar di wajah Aldi warga Tumbukan Banyu, Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Selasa sore (03/12/2024) pedagang nasi goreng ini bagaikan dapat durian runtuh, saking senangnya dipanggil ke Kantor Bank Kalsel Cabang Pembantu Nagara.
Bersama Abdul Gafar atau Ingut (pedagang pisang goreng), dia mendapat bantuan rombong Baroqah dari Bank Kalsel. Rombong Barokah sendiri adalah program bantuan Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kalimantan Selatan.
Tangan Aldi sendiri sempat gemetar saat menerima satu unit Rombong dari Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Kepala OJK Provinsi Kalsel, Agus Maiyo. Terlebih prosesi penyerahan bantuan rombong berjualan ini disaksikan langsung Kepala Kantor Bank Kalsel Cabang Kandangan, M. Louthfi Rahmany dan Kepala Kantor Cabang Pembantu Nagara, Budi Khairin, serta puluhan wartawan Ekonomi dari Banjarmasin.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa program pemberian Rombong Barakah ini lahir dari komitmen Bank Kalsel untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan khususnya UMKM pra Sejahtera, yang termasuk dalam kategori 8 (delapan) asnaf.
“Langkah ini, sepenuhnya adalah niat dari seluruh pegawai Bank Kalsel yang menyisihkan 2,5% gaji mereka setiap bulan dan donasi masyarakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel. Kami percaya bahwa bantuan Rombong Barakah ini tidak hanya memberikan sarana berdagang yang layak, namun juga bisa membuat dagangannya laris manis dengan tampilan rombong yang bagus. Sehingga, kedepannya dapat memberikan keberkahan yang lebih besar dalam mendukung meningkatkan perekonomian daerah di Kalimantan Selatan” ujar Fachrudin.

Sementara itu Abdul Gafar atau Ingut mengaku bersyukur dengan bantuan ini. Karena tidak lagi memikirkan harus pindah-pindah berjualan karena tidak punya rombong yang bisa membuat nyaman berjualan. Dia pun sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel lewat Unit Pengumpulan Zakat bisa memiliki rombong baru.
“Alhamdulillah, ulun sama bini sangat senang sekali dan berterima kasih sekali dengan Bank Kalsel. Bantuan ini bukan sekadar sebuah rombong baru, melainkan simbol harapan dan dukungan nyata yang mampu mengubah kondisi kami pedagang kecil,” ucap Ingut terharu.
Hal serupa diungkapkan Aldi, yang semula mengimpikan bisa memiliki gerobak atau rombong berjualan. Maklum saja dengan keterbatasan biaya, dirinya belum bisa mewujudkannya. Namun berkat Bank Kalsel dirinya bersama Abdul Gafar bisa mewujurkan impian memliki rombong.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali. Mudahan semakin membuat dagangan kami berkembang dan menambah semangat kami mencari nafkah dan memperbaiki ekonomi keluarga. Karena itu kami mendoakan agar Bank Kalsel terus maju, berjaya, dan terus memberikan manfaat dan keberkahan lebih luas bagi pedagang seperti kami di sini” ujarnya menyalami Dirut Bank Kalsel. (Olpah Sari).
