The End (Less) Whisper, Pesona Seni Rupa “ Hajriansyah”

0
PAMERAN TUNGGAL SENIRUPA

Salah satu karya seniman yang mendapat apresiasi dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Dr Hj Siti Wasilah.

Jejak langkah seniman lukis Banjarmasin, Hajriansyah terus menjelajah dalam ruang dan dimensi. Sempat mengekplorasi Love, Life, Lite” di pulau Dewata, Bali, tahun lalu dan menuai apresiasi, lagi-lagi seniman sekaligus owner Kampung Buku Sultan Adam, kembali menggelar pameran tunggal, seni rupa di Banjarmasin.

Diinisiasi Dewan Kesenian Kota Banjarmasin, Hajeriansyah pun membawa sejumlah karya terbaiknya dan didukung seniman lainnya, dalam Pameran Seni Rupa bertajuk “The End (Less) Whisper” di Dekorama Indah Showroom, Jalan Kuripan Banjarmasin, Jum’at sore (22/11/2024).

Pameran tunggal ini pun mendapat apresiasi luar biasa dari Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina. Dia pun membuka secara resmi pameran tunggal ini, bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Dr Hj Siti Wasilah. Wali Kota yang merupakan pertama kali menjabat dua periode, memuji karya-karya lukisan yang dipamerkan sore itu..

“Temanya sangat menarik yaitu the End (Less) Whisper yaitu bisikan yang tidak pernah berhenti dengan menampilkan 28 karya,”ujar Ibnu Sina.

Menurut Wali Kota yang dikenal penggemar lukisan ini, seni merupakan sesuatu yang tidak ternilai, di mana ujarnya setiap orang punya persepsi dan pandangan terhadap setiap seni yang dinikmati.

“Kami menghimbau agar bersama sama menghidupkan ruang ruang budaya, ruang ruang kesenian di Kota Banjarmasin. Ini pameran tidak di Taman Budaya tidak juga di ruang seni tapi ini adalah di tempat galeri furniture atau showroom,”ucapnya.

 

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, M Ikhsan Alhak membuka secara resmi Pameran Seni Rupa bertajuk “The End (Less) Whisper” di Dekorama Indah Showroom, Jalan Kuripan Banjarmasin, Jum’at sore (22/11/2024). (Foto-Diskominfotik Banjarmasin).

Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin ia sangat berterima kasih kepada Dekorama Indah Showroom yang turut memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Mudah-mudahan juga jadi penyemangat bagi para seniman dan budayawan lain yang ingin menampilkan karyanya juga apalagi ini pelaksanaan pameran tunggal dilaksanakan 3 pekan sampai tanggal 16 Desember,” harapnya.

Sekedar diketahui, Pameran tunggal adalah pameran seni rupa yang hanya menampilkan karya dari satu seniman saja. Pameran ini biasanya bertujuan untuk memamerkan karya-karya terbaru seniman tersebut atau untuk menghormati karya-karyanya.
Pameran tunggal biasanya hanya menampilkan satu jenis karya seni. Pameran tunggal sering dilakukan oleh seniman yang hanya menguasai salah satu keahlian seni, misalnya melukis atau mematung.

Di berbagai kesempatan seniman Hajeriansyah, yang juga Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin, mengaku dirinya termotivasi menggelar pameran tunggal sebagai bagian dari ekspresiasi dan mengukur diri sekaligus memberikan inspirasi kepada seniman di Banua untuk berani memamerkan karya-karya terbaik mereka.

Pria muda yang merupakan Jebolan ISI Jogja, pernah menjajal Bali untuk sebuah eksprimen aktulisasi seni rupa dalam pameran tunggal, di medio Mei 2023 silam. Disisi lain sahabat dari seniman lukis, I Gede Arya Sucita, pernah merasakan sensasi pameran bersama di Belanda. (M.Irfani).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!