DMDI Kalsel Siap Bentuk DMDI Kabupaten dan Kota
Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) akhirnya menggelar Rapat Kerja Wilayah untuk pertama kalinya, Sabtu (23/11/2024). Pertemuan perdana membahas berbagai agenda penting ini dipimpin langsung Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kalsel, H Ibnu Sina, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.
Salah satu agenda penting organisasi yang bergerak di bidang sosial budaya dan dakwah serta berdiri pada tahun 2000 di Malaka Malaysia, adalah membentuk Pengurus Daerah Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan.
Pembentukan sendiri salah satu langkah strategis DMDI turut aktif berperan menghidupkan budaya Melayu di daerah disamping kegiatan berbasis kemasyarakatan dan persaudaraan. Terlebih keberadaan DMDI sendiri disambut baik, karena beberapa programnya mengusung sektor pendidikan, sosial budaya, maupun pengembangan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita sepakati bersama pembentukan Pengurus Daerah DMDI di Kabupaten dan Kota di Kalsel, sebagai bagian dari hasil Rapat Kerja Wilayah hari ini. Harapannya ini memberikan kebaikan dan kebermanfaatan bagi semua,” kata Ibnu Sina, saat memimpin Rapat Kerja Wilayah Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI).

Tak hanya membentuk perwakilan di daerah-daerah yang akan dilakukan di tahun 2025 mendatang, agenda tak kalah penting adalah menyiapkan delegasi khusus untuk MTQ Antar Bangsa yang akan dilaksanakan di Kalimantan Timur. Kalsel sendiri sebagai salah satu lumbung terbaik Qori dan Qoriah berusaha mencari dan menyeleksi kembali perwakilan yang akan dikirimnkan nantinya.
“Ini menjadi agenda penting juga, sebagai bagian dari kegiatan DMDI yang setiap tahun dilaksanakan di sejumlah kota dan negara. Tentunya kita akan menyiapkan Qori-Qoriah terbaik untuk perlombaan level internasional ini. Harapan kita Kalsel terus memberikan terbaik di setiap MTQ Antar Bangsa,” ujar Ibnu Sina yang juga Wali Kota Banjarmasin.
Dalam Rapat Kerja Wilayah yang dihadiri sejumlah Kepala Biro dan perwakilan pengurus DMDI Kalsel, Ibnu Sina memastikan agar program kerja di masing-masing biro dapat berjalan.Karena itu ia berharap melalui Rakerwil DMDI Kalsel perdana ini ada sinergisitas dan kolaborasi antara biro-biro maupun dengan pihak luar termasuk pemerintah daerah.
“Kami berharap ke depannya, DMDI juga dapat melakukan kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya penguatan Program DMDI Kalsel Peduli. Ada beberapa agenda juga yang mesti kita lakukan dan sharing bersama, seperti Food Bank dan Gerakan Bersih-Bersih masjid salah satunya,” ujar Ibnu Sina yang didampingi Ketua Harian DMDI Kalsel, H Ahmad Rizqon dan Sekretaris DMDI Kalsel H Rusdiansyah.

Maka dari itu, Ia meminta kepada jajaran DMDI Kalsel agar tidak melewatkan momen keagamaan terutama keislaman yang bisa menjadi agenda maupun kegiatan bagi DMDI.
“Saya berharap komitmen bagi seluruh pengurus untuk tidak lelah nantinya dalam berkarya dan ikut membangun banua ini melalui peran DMDI dengan seluruh jaringan di Indonesia maupun di 23 negara yang menjadi anggota, untuk kemakmuran dan kemaslahatan umat di Banua,” katanya.
Ibnu Sina serta pengurusan DMDI lainnya juga mengapresiasi sejumlah program yang ditawarkan sejumlah Biro-Biro. Salah satu pemanfaatan teknologi AI guna memudahkan belajar membaca dan menghapal Al-Quran. Karya Urang Banua yang diinisiasi Dr H Rusdiansyah dan Prof Sutarto ditindaklanjuti oleh DMDI Provinsi Kalimantan Selatan, disamping beberapa program lainnya untuk tahun 2025.
Sekedar mengingat kembali, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama pengurus DMDI Provinsi Kalimantan Selatan masa bakti 2024-2027 resmi dilantik oleh Presiden Dunia Melayu Dunia Islan (DMDI) Internasional, Tun Seri Setia H Mohammad Ali Rustam,. Pelantikan pada bulan Suci Ramadan berlangsung di Lobi Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (30/03/2024). (M.Irfani).
