Bank Kalsel-Askrindo Perkuat Pembiayaan Infrastruktur dan UMKM
Bank Kalsel memperkuat dukungan terhadap pembangunan daerah dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sinergi dengan PT Askrindo (Persero).
Kerja sama tersebut mencakup Kontra Bank Garansi serta Asuransi Kredit dalam rangka pertanggungan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Melalui kerja sama Kontra Bank Garansi, Askrindo memberikan fasilitas atas produk Bank Garansi yang diterbitkan Bank Kalsel dengan potensi nilai fasilitas mencapai Rp1 triliun.
Fasilitas ini ditujukan bagi kontraktor dan penyedia jasa konstruksi yang mengerjakan proyek-proyek infrastruktur strategis, khususnya yang dibiayai melalui APBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Skema penjaminan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang pembiayaan sekaligus mengurangi kebutuhan cash collateral atau agunan kas dalam jumlah besar bagi kontraktor dan penyedia jasa konstruksi.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, dukungan Askrindo sebagai mitra penjaminan memberikan ruang bagi Bank Kalsel untuk mengembangkan portofolio pembiayaan daerah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
“Kami berharap kerja sama ini semakin erat dan bisa memberikan dampak yang besar untuk kemajuan di Kalimantan Selatan,” ujar Fachrudin.
Di sisi lain, kerja sama Asuransi Kredit diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memiliki usaha layak dan produktif, namun masih menghadapi keterbatasan agunan tambahan.
Direktur Utama Askrindo R Mahelan Prabantarikso mengatakan, sinergi dengan Bank Kalsel menyasar dua sektor yang dinilai strategis bagi perekonomian daerah, yakni pembangunan infrastruktur dan penguatan UMKM.
Menurut Mahelan, skema penjaminan dapat memberikan dukungan bagi kontraktor dalam memenuhi kebutuhan Bank Garansi untuk pelaksanaan proyek, sekaligus membuka peluang pembiayaan yang lebih luas bagi sektor usaha produktif.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem keuangan daerah. Bank Kalsel dapat memperluas fungsi intermediasi, sementara Askrindo memberikan dukungan penjaminan untuk membantu mengelola risiko pembiayaan.
Dari sisi ekonomi daerah, sinergi tersebut diharapkan memberi efek berantai. Pembiayaan proyek infrastruktur dapat menggerakkan sektor konstruksi dan usaha turunannya, sementara akses pembiayaan UMKM dapat memperkuat kapasitas usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kolaborasi Bank Kalsel dan Askrindo dengan demikian diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan pembiayaan dengan kegiatan ekonomi produktif, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada hubungan bisnis kedua perusahaan, tetapi ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.(Olpah Sari).
