Gubernur Muhidin Imbau SKPD Memakmurkan Masjid Syech Muhammad Arsyad Al-Banjary
Foto - Dok Economic Travelling.Com.
Gubernur Kalsel H Muhidin mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berperan aktif dalam memakmurkan masjid Syech Muhammad Arsyad Al-Banjarmelalui kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Muhidin saat meresmikan Masjid yang mengambil nama ulama besar Kalimantan Selatan, yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/04/2026).
Muhidin juga menekankan pentingnya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan aktivitas sosial masyarakat.
Gubernur Kalsel ini mengajak SKPD untuk secara bergiliran hadir dan menghidupkan kegiatan di masjid, mulai dari salat Zuhur, Asar, hingga Magrib.
Bahkan, pelaksanaan salat Jumat juga diharapkan dapat melibatkan lebih banyak aparatur pemerintah agar keberadaan masjid semakin hidup dan ramai oleh jamaah.
“Masjid harus dimakmurkan. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menghidupkan kegiatan keagamaan di masjid ini,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga membuka peluang agar kawasan masjid dapat dikembangkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang berkumpul, belajar, dan memperkuat kebersamaan.
Pemerintah akan menyiapkan langkah lanjutan bersama SKPD terkait pengembangan program tersebut, termasuk penyusunan rencana kegiatan ke depan.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa pembangunan tempat ibadah di sekitar kawasan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Fasilitas musala di lingkungan tertentu tetap dapat dibangun untuk melayani aktivitas ibadah harian, sementara kegiatan berskala besar diarahkan terpusat di masjid utama agar fungsi pemakmuran masjid dapat berjalan lebih optimal.
“Melalui keterlibatan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan masjid dapat menjadi pusat pembinaan umat yang aktif serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” tutup Muhidin. (Olpah Sari).
