Nahdiyatul Husna Raih PGM Award 2026
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Dr. Hj. Nahdiyatul Husna, S.Pd.I., M.M., meraih penghargaan PGM Award 2026 kategori Kementerian Agama RI. (Foto - Humas Kemenag Balangan),
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Dr. Hj. Nahdiyatul Husna, S.Pd.I., M.M., meraih penghargaan PGM Award 2026 kategori Kementerian Agama RI.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah serta mendorong peningkatan layanan pendidikan keagamaan di daerah.
Penghargaan diserahkan dalam acara penganugerahan PGM Award 2026 yang berlangsung di Auditorium Tegar Beriman, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/07/2026).
PGM Award merupakan bentuk apresiasi dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia kepada individu maupun lembaga yang dinilai memiliki dedikasi, kepedulian, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan madrasah di Indonesia.
Penghargaan yang diterima Nahdiyatul Husna bukan hanya melihat aspek administratif kepemimpinan, tetapi juga berbagai indikator yang berkaitan dengan upaya membangun ekosistem pendidikan madrasah yang berkualitas.
Salah satu indikator utama penilaian PGM Award adalah kemampuan dalam memperkuat tata kelola pendidikan madrasah.
Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Agama Kabupaten Balangan terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui pembinaan terhadap satuan pendidikan, penguatan peran guru, serta peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan.
Tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam memastikan madrasah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi mampu berkembang menjadi lembaga pendidikan yang memiliki daya saing.
Selain pengelolaan kelembagaan, aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam penilaian.
Guru madrasah memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran. Karena itu, pembinaan, peningkatan kompetensi, serta penguatan kapasitas tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Dorong Madrasah Lebih Adaptif dan Kompetitif
Indikator lain yang menjadi perhatian dalam penghargaan tersebut adalah komitmen terhadap inovasi dan pengembangan madrasah.
Perubahan dunia pendidikan yang semakin cepat menuntut lembaga pendidikan untuk mampu beradaptasi, termasuk dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Kementerian Agama Kabupaten Balangan terus mendorong agar madrasah mampu menjawab tantangan tersebut dengan tetap mempertahankan nilai-nilai pendidikan yang menjadi ciri khas madrasah.
Penguatan kolaborasi antara pengelola madrasah, guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan.
Usai menerima penghargaan, Nahdiyatul Husna menyampaikan bahwa PGM Award 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Balangan, terutama insan madrasah yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Balangan, khususnya insan madrasah yang terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan dan pelayanan pendidikan madrasah.
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.
Penghargaan Menjadi Tantangan Baru
PGM Award 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan madrasah tidak hanya diukur dari capaian penghargaan, tetapi dari kemampuan menghadirkan perubahan nyata bagi peserta didik dan masyarakat.
Ke depan, tantangan madrasah semakin besar. Peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi agenda penting yang harus terus dikawal.
Penghargaan yang diterima Nahdiyatul Husna menjadi bentuk pengakuan atas proses panjang membangun pendidikan madrasah di daerah, sekaligus menjadi dorongan untuk menjaga standar mutu agar madrasah Balangan semakin kompetitif di tingkat nasional.(M.Irfani).
