Belajar Menang dari Mereka yang Tidak Pernah Berhenti Berjuang

0
MAHASISWA RAYYAN MENULIS KEREN

Oleh: Noor Rayyan Mulyadi
Mahasiswa STIE Pancasetia

Kadang sebuah foto sederhana bisa menyimpan cerita yang luar biasa.

Saya menemukan satu foto yang membuat saya berhenti sejenak saat melihat layar handphone. Bukan karena desainnya yang menarik, tetapi karena foto tersebut memperlihatkan perjalanan para pemain yang pernah menjadi bintang di panggung terbesar sepak bola dunia.

Dimulai dari Miroslav Klose, Thomas Müller, James Rodríguez, Harry Kane hingga Kylian Mbappé.

Nama-nama itu bukan sekadar pemain sepak bola. Mereka adalah kumpulan cerita tentang mimpi yang dirawat, kegagalan yang dilewati, dan kerja keras yang terus dilakukan meskipun banyak orang belum percaya.

Kalau kita melihat mereka sekarang, mungkin yang terlihat hanya trofi, penghargaan, dan sorotan kamera. Tapi percayalah. Di balik semua itu, tersimpan ribuan jam latihan yang tidak pernah terlihat.

Kata sebagian orang bijak tidak semua bintang bersinar sejak awal. Banyak orang berpikir pemain hebat lahir karena bakat.

Menurut saya, itu hanya sebagian kecil dari cerita.

 

Foto Ilustrasi – Mahasiswa dalam sebuah kegiatan diskusi. (Foto – Risanta).

Bakat memang seperti cahaya awal yang membantu seseorang menemukan arah. Namun perjalanan panjang tetap membutuhkan kaki yang mau terus melangkah.

Lihat saja Miroslav Klose.

Namanya mungkin tidak selalu disebut ketika orang membicarakan pemain dengan teknik paling indah atau gaya bermain paling menghibur.

Namun siapa sangka, pemain asal Jerman ini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Klose itu mengajarkan satu hal sederhana. Makanya kita ini tidak harus menjadi yang paling ramai dibicarakan untuk menjadi luar biasa.Kadang seseorang menang karena dia terus bertahan ketika orang lain mulai menyerah.

Thomas Müller punya cerita yang menarik.

Dia bukan tipe pemain yang selalu membuat penonton terpukau dengan aksi individu seperti pemain yang menggiring bola melewati banyak lawan.

Namun Müller punya kemampuan membaca permainan yang luar biasa.Pemain ini tahu kapan harus bergerak dan menunggu. Dia tahu kapan mengambil peluang.

Menurut saya, kehidupan mahasiswa juga seperti itu.

Tidak semua keberhasilan datang dari menjadi yang paling pintar di ruangan.

Kadang keberhasilan muncul dari mereka yang mampu membaca keadaan, belajar dari lingkungan, dan tetap konsisten mengerjakan tanggung jawab.

Kuliah bukan lomba siapa yang paling cepat. Kuliah adalah perjalanan siapa yang paling siap bertahan.

James Rodríguez dan Datangnya Kesempatan

Piala Dunia 2014 menjadi panggung yang membuat dunia mengenal James Rodríguez. Saat itu, namanya melambung karena permainan luar biasa bersama Kolombia.

Gol-gol indahnya membuat banyak orang kagum. Namun sebuah kesempatan besar tidak datang secara tiba-tiba.

Sebelum tampil di panggung dunia, James sudah melewati latihan panjang, kritik, dan berbagai tantangan.

Hal ini mengingatkan saya kepada perjalanan mahasiswa. Terkadang kita merasa kesempatan belum datang. Merasa usaha belum terlihat dan perjuangan berjalan terlalu lama.

Tapi jangan buru-buru berhenti. Karena kesempatan sering kali datang kepada orang yang tetap mempersiapkan diri ketika belum mendapatkan sorotan.

Harry Kane dan Cerita Tentang Kesabaran

Meskilpun bukan pemain favorit saya, tetapi Harry Kane adalah contoh bahwa perjalanan menuju sukses tidak selalu mulus.

Sebelum menjadi kapten Timnas Inggris dan salah satu striker terbaik dunia, Kane pernah mengalami masa sulit. Dia sempat dipinjamkan ke beberapa klub.

Harry Kane pernah diragukan. Bahkan tidak semua orang yakin dia bisa mencapai level tertinggi. Namun Kane memilih tidak memperdulikan itu, baginya adalah terus bekerja. Pelan-pelan,setahap demi setahap.

Dari kisahnya, saya belajar bahwa kegagalan bukan tanda bahwa kita harus berhenti. Kadang kegagalan hanya sedang menguji seberapa serius kamu mengejar impian.

Bagi mahasiswa, nilai kurang bagus bukan akhir cerita.Kata Dosen saya, Muhammad Risanta, tugas yang sulit bukan alasan untuk menyerah.Karena masih ada kesempatan memperbaiki permainan

Nama Kylian Mbappé menjadi simbol keberanian generasi muda. Kecepatan, kemampuan, dan mentalnya membuat banyak orang kagum.

Namun di balik penampilannya yang luar biasa, tetap ada latihan panjang dan disiplin yang tidak terlihat kamera.

Salah satu pemain idola ini membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk memiliki mimpi besar.

Sederhananya kalau kita punya tujuan, jangan takut memulai. Tidak perlu menunggu sempurna.

Karena banyak orang sukses justru tumbuh dari proses mencoba, jatuh, lalu bangkit kembali.

Bangku Kuliah Juga Punya Pertandingan

Melihat perjalanan para pemain dalam foto tersebut, saya merasa sepak bola dan kehidupan mahasiswa memiliki banyak kesamaan. Keduanya membutuhkan perjuangan dan mental bersama kesabaran.

Dalam kuliah, kita juga punya “pertandingan” masing-masing. Tugas yang menumpuk hingga presentasi yang membuat gugup. Lalu ada ujian yang membuat kepala penuh. Bahkan revisi yang kadang terasa tidak ada habisnya.

Namun semua itu adalah bagian dari proses. Seperti pemain sepak bola yang tidak langsung mengangkat trofi setelah satu pertandingan, mahasiswa juga tidak langsung mencapai impian hanya dengan satu langkah.

Bagi saya, foto para pemenang Piala Dunia tersebut bukan hanya tentang sepak bola. Foto itu seperti sebuah cermin.

Cermin yang mengingatkan bahwa keberhasilan tidak dibangun dalam semalam, karena adal latihan yang panjang. Tentunya ada kegagalan yang harus diterima bersama kesabaran yang harus dijaga.

Sebagai mahasiswa STIE Pancasetia, saya belajar bahwa perjalanan setiap orang berbeda.

Jangan terlalu sibuk membandingkan bab pertama hidup kita dengan bab kesuksesan orang lain. Karena setiap orang punya waktunya sendiri untuk bersinar.

Mungkin hari ini kamu masih duduk di ruang kelas, masih mengerjakan tugas yang diberikan Dosen. Atau saya, kamu dan teman-teman di kampus masih berjuang mengejar nilai.

Tidak masalah. Pemain hebat juga pernah menjadi pemain muda yang belum dikenal. Yang membedakan hanya satu mereka tetap bermain, berusaha hingga tidak berhenti sampai peluit akhir berbunyi.

Sebab dalam pertandingan kehidupan, kemenangan bukan hanya milik mereka yang paling cepat sampai. Kemenangan adalah milik mereka yang tetap berjalan ketika banyak orang memilih berhenti.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!