Gudang Pangan Modern Berkapasitas 3.500 Ton Ada di Kalsel
Direktur Utama Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han saat mendamping Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan rombongan saat meninjau Gudang Pangan di kawasan Landasan Ulin Banjarmasin. (Olpah Sari).
Perum Bulog terus memperkuat infrastruktur ketahanan pangan nasional dengan meresmikan gudang komoditas pangan berkapasitas 3.500 ton di Kompleks Pergudangan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Peresmian dilakukan bersamaan dengan peninjauan kesiapan stok pangan dan penyaluran bantuan pangan pemerintah oleh Komisi IV DPR RI, ke gudang Bulog di kawasan Jalan Ahmad Yani Km 23, Landasan Ulin, Banjarbaru,Kalimantan Selatan, Jumat (03/07/2026).
Direktur Utama Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, menyampaikan penyaluran bantuan pangan di Kalimantan Selatan telah mencapai 8.428 ton atau sekitar 74,81 persen dari target yang ditetapkan.
“Sementara secara nasional, realisasi penyaluran bantuan pangan pada periode sebelumnya mencapai 692.886 ton atau sekitar 99 persen dari target, yang telah diterima sekitar 3,14 juta keluarga penerima manfaat,” ujarnya saat memberikan laporan perkembangan terbaru Bulog secara nasional.
Disebutkan Ahmad Rizal Ramdhani, gudang pangan modern yang diresmikan memiliki nilai kontrak sebesar Rp12,14 miliar dan dibangun oleh PT Putra Mataram Perkasa. Proyek tersebut telah rampung 100 persen dan siap mendukung pengelolaan cadangan pangan pemerintah.
Pembangunan gudang merupakan bagian dari realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) yang dialokasikan pada tahun anggaran sebelumnya. Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk merevitalisasi gudang-gudang Bulog yang mengalami kerusakan dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Dengan beroperasinya gudang baru ini, Bulog berharap kapasitas penyimpanan komoditas pangan semakin meningkat sehingga distribusi cadangan pangan pemerintah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan mampu memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Selatan maupun secara nasional.(Olpah Sari).
