Sekolah Sadar Pajak, Pelajar Buntok Keren!
Foto Ilustrasi - Dokumentasi Economic Travelling.Com.
Semangat belajar tak hanya hadir di ruang kelas untuk mata pelajaran biasa.
Di SMA Negeri 1 Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, semangat itu juga tumbuh ketika para pelajar diajak memahami satu hal penting yang sering dianggap jauh dari kehidupan remaja yakni pajak.
Melalui kegiatan Tax Goes to School yang digelar KP2KP Buntok pada Selasa (26/05/2026), suasana sekolah berubah menjadi ruang inspirasi. Sebanyak 130 siswa kelas X dan XI tampak antusias mengikuti edukasi bertema “Generasi Muda Sadar Pajak, Berkreasi Membangun Negeri.”
Bagi sebagian pelajar, pajak mungkin terdengar seperti urusan orang dewasa. Namun di tangan para penyuluh dari KP2KP Buntok, materi perpajakan disampaikan dengan cara yang ringan, dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.
Kepala KP2KP Buntok, Pahma, menegaskan bahwa mengenalkan pajak sejak dini bukan sekadar memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab sebagai warga negara.
“Anak-anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Penting bagi mereka memahami bahwa pembangunan sekolah, jalan, rumah sakit, hingga fasilitas umum yang mereka nikmati hari ini tidak lepas dari kontribusi pajak,” ujarnya.
Pernyataan itu disambut antusias para siswa yang mulai memahami bahwa pajak bukan sekadar angka atau kewajiban administrasi, melainkan bentuk nyata gotong royong masyarakat untuk membangun negeri.
Kepala SMA Negeri 1 Dusun Utara, Piagusleani D. Munthe, S.Pd., M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai langkah positif yang membuka wawasan baru bagi peserta didik.
Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga ruang membentuk karakter generasi yang peduli terhadap masa depan bangsa.
“Ketika siswa memahami pentingnya pajak, mereka belajar tentang tanggung jawab, kejujuran, dan kontribusi terhadap negara. Ini pendidikan karakter yang sangat baik,” katanya.
Yang membuat suasana semakin hidup adalah keterlibatan aktif para pelajar. Mereka tidak hanya mendengar materi, tetapi juga berdiskusi, bertanya, hingga menyampaikan pandangan tentang bagaimana anak muda bisa ikut berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Salah satunya datang dari Dewi Permata Sari, siswi kelas XI, yang merasa kegiatan tersebut membuka cara pandangnya tentang pentingnya pajak.
“Biasanya kami hanya dengar kata pajak di berita atau dari orang tua. Ternyata pajak itu dekat dengan kehidupan kita. Sekolah bagus, jalan, fasilitas kesehatan, semuanya ada karena pajak,” ujarnya penuh semangat.
Bagi pelajar Buntok, kegiatan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menjadi motivasi untuk tumbuh sebagai generasi muda yang lebih sadar, peduli, dan siap membangun Indonesia.
Karena menjadi keren hari ini bukan hanya soal prestasi di media sosial atau nilai rapor tinggi. Menjadi keren juga berarti punya kesadaran bahwa masa depan bangsa dibangun dari kepedulian kecil yang dimulai sejak sekarang.
Dan di SMA Negeri 1 Dusun Utara, semangat itu sedang tumbuh, sebagai Sekolah sadar pajak, pelajar Buntok memang keren!. (Olpah Sari).

