Bank Kalsel Ajarkan Anak Menabung Sejak Dini di Marabahan
Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, Rudy Fahrurrazi, saat berdialog dengan ratusan murid SD Negeri Marabahan 1 . (Foto - Septian).
Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Bank Kalsel menggelar program “Kepala Cabang Goes To School” di SDN Marabahan 1.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, Rudy Fahrurrazi, Kepala Sekolah Indriati Wiratin, 253 siswa, dan 20 guru.
Program ini menekankan pentingnya menabung sejak dini, kesadaran menjaga kebersihan, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan.
Lewat metode interaktif, para siswa diperkenalkan pada konsep “Ilmu Semut” dan 3S, Simpan, Senang-senang, dan Sedekah.
Rudy Fahrurrazi menegaskan, ini merupakan langkah awal membangun spirit menabung sejak usia dini.
“Mengajarkan anak menabung sejak kecil bukan sekadar soal uang. Ini langkah awal membangun kemandirian dan perencanaan masa depan mereka,” katanya dalam “Kepala Cabang Goes To School” di SDN Marabahan 1, Selasa (12/05/2026).

Kepala Sekolah HJ. Indriati Wiratin menambahkan, kegiatan ini sangat positif. Selain menumbuhkan kesadaran finansial, anak-anak juga belajar pentingnya kebersihan dan tanggung jawab.
“Menumbuhkan kesadaran finansial pada anak dapat dilakukan sejak dini melalui kebiasaan sederhana seperti menabung, mengenalkan nilai uang, dan membedakan kebutuhan serta keinginan,” ujarnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi interaktif. Mereka belajar mencatat pengeluaran, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, hingga mencoba simulasi menabung sederhana. Aktivitas ini dirancang agar literasi finansial bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini bukan hanya edukasi teori, tapi juga pengalaman praktis. Melalui praktik menabung dan diskusi, anak-anak memperoleh pemahaman nyata yang bisa langsung diterapkan di rumah maupun sekolah.
Bank Kalsel menekankan bahwa kolaborasi dengan sekolah merupakan bentuk komitmen lembaga keuangan mendukung pendidikan dan pengembangan karakter anak.
Dengan program seperti ini, generasi muda mendapat bekal literasi finansial yang kuat sejak usia dini.
Rudy Fahrurrazi menambahkan, investasi karakter dan pendidikan anak-anak adalah langkah strategis jangka panjang. Menabung sejak dini adalah fondasi sederhana namun berdampak besar bagi masa depan mereka.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik menabung, meninggalkan kesan mendalam bagi siswa dan guru.
Program “Kepala Cabang Goes To School” membuktikan bahwa edukasi finansial dapat dipadukan dengan cara belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.(Olpah Sari).
