Banjarmasin Siap! Teror The Bell Hadir di Layar Lebar

0
FILM TEROR THE BELL

Teror The Bell, Panggilan untuk Mati kini hadir di Banjarmasin.

Setelah rangkaian special screening dan roadshow sukses di berbagai kota, film horor ini menawarkan pengalaman menonton yang mencekam sekaligus dekat dengan budaya lokal Indonesia.

Cinema visit di Banjarmasin menghadirkan para cast dan tim kreatif, termasuk Bhisma Mulia, Sita Permatasari, dan Executive Producer Avesina Soebli.

Kehadiran mereka memberi kesempatan bagi penonton untuk bertemu langsung dan merasakan atmosfer film secara intens.

Sejak tayang, The Bell telah menarik lebih dari 84.000 penonton. Popularitasnya bukan hanya karena ketegangan, tapi juga karena cerita yang relevan dengan kehidupan anak muda masa kini, khususnya fenomena viralitas dan obsesi digital.

Cerita yang perlahan membangun ketidaknyamanan membuat penonton terus tenggelam dalam atmosfer film.

“Banyak yang datang karena penasaran, tapi setelah menonton justru terbawa atmosfer film. Ketakutan yang muncul bukan hanya dari layar, tapi juga dari situasi yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.”
terang Bhisma Mulia, pemeran Danto

Sutradara Jay Sukmo menggunakan tiga rasio gambar berbeda untuk menandai periode waktu dalam cerita, menciptakan pengalaman menonton yang lebih imersif.

Pendekatan ini jarang ditemui di film horor Indonesia, menambah sensasi tegang sekaligus memperkaya pengalaman sinematik.

Film ini juga memperkenalkan Penebok, sosok horor baru yang lahir dari folklore lokal Indonesia.

Executive Producer Avesina Soebli menekankan bahwa karakter ini memberi sentuhan budaya yang membuat pengalaman menonton terasa lebih dekat dan intens.

“The Bell menghadirkan folklore lokal yang dekat dengan budaya kita sendiri, sehingga pengalaman menontonnya terasa lebih intens, mendalam, dan berbeda.” ujar  Avesina Soebli, Executive Producer

Original soundtrack film, Penuh Kenangan, dibawakan oleh Egha De Latoya. Lagu ini mengangkat tema kesetiaan, harapan, dan keyakinan di tengah ketidakpastian, memperkuat pengalaman emosional penonton. OST ini tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan Langit Musik.

Film diproduksi oleh Sinemata Buana Kresindo, kolaborasi MBK Productions dan Sinemata Productions, yang menggabungkan storytelling, strategi komunikasi, dan distribusi film.

Pendekatan ini memastikan karya yang relevan, kuat secara cerita, dan menjangkau audiens lebih luas.

Nah jika ingin nonton tayangannya langsung di bioskop, tonton bersama teman atau keluarga untuk sensasi horor maksimal. Perhatikan detail suara dan latar untuk menangkap atmosfer penuh ketegangan.Dan tentunya nikmati di layar lebar agar pengalaman imersif terasa lebih nyata

Rasakan langsung teror The Bell: Panggilan untuk Mati di bioskop Banjarmasin dan ikuti informasi terbaru melalui Instagram @thebell.film. Jangan lewatkan pengalaman horor yang tengah ramai diperbincangkan ini.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!