Kodam X Lambung Mangkurat Dibangun Resmi Sekarang

0
KODAM X LAMBUNG MANGKURAT

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa didampingi Gubernur Kalsel H Muhidin, Anggota Komisi II DPR RI Bambang Heri Purnama, Pangdam Tambun BungaiMayjen TNI Zainul Arifin serta Forkopimda Kalsel saat meresmikan peletakan batu pertama Kodam X Lambung Mangkurat. (Foto - Biro Adpmin).

Pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) X Lambung Mangkurat di Kalimantan Selatan resmi dimulai.

Proyek strategis ini menegaskan peran penting dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur pertahanan di wilayah.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, menyampaikan inisiasi pembangunan tidak lepas dari kontribusi aktif Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Dukungan dari pemerintah daerah menjadi kunci percepatan pembangunan Kodam ini,” ujarnya usai prosesi peletakan tiang perdana di kawasan Banjarbaru, Rabu (06/05/2026).

Pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar TNI Angkatan Darat untuk memperkuat sistem pertahanan berbasis wilayah.

Kehadiran Kodam diharapkan mampu meningkatkan efektivitas komando teritorial sekaligus menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan tersebut.

Menurutnya, keberadaan Kodam tidak hanya berdampak pada aspek pertahanan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan Banjarbaru dan sekitarnya.

“Sinergi ini akan terus kami jaga. Pembangunan Kodam diharapkan memberi manfaat luas, termasuk bagi perekonomian daerah,” tegasnya.

Proyek pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat berdiri di atas lahan sekitar 20 hektare dan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel.

Total anggaran mencapai Rp280 miliar, yang bersumber dari Kementerian Pertahanan, Pemerintah Provinsi Kalsel, serta kontribusi 13 pemerintah kabupaten/kota.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, menyebut bangunan utama akan terdiri dari enam lantai dengan fasilitas lengkap penunjang operasional.

“Target penyelesaian direncanakan pada 2027,” ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Kalimantan Selatan bersiap memiliki pusat komando militer sendiri. Lebih dari itu, proyek ini menjadi simbol kolaborasi konkret antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga keamanan sekaligus mendorong pembangunan wilayah.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!