Kalsel-Kalteng Pererat Koalisi Ekologis

0
KALSELTENG

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyerahkan cendramata Mandau kepada Gubernur Kalsel H Muhidin dalam pertemuan dua kepala daerah bertetangga, di Palangkaraya. (Foto - Dok Biro Adpim Kalsel).

Fokus pada Solusi Banjir dan Kelestarian Lingkungan

Bukan sekadar pertemuan formal, pertemuan antara Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis (16/04/2026), menjadi momentum krusial bagi kedua provinsi untuk menyatukan kekuatan dalam menghadapi tantangan lingkungan yang serupa. 

Di tengah kehangatan silaturahmi di Rumah Dinas Gubernur Kalteng, fokus pembicaraan kedua kepala daerah ini bergeser tajam pada isu-isu krusial penanggulangan banjir dan pelestarian ekosistem lintas batas.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa posisi geografis Kalsel dan Kalteng yang bertetangga erat menuntut adanya sinergi yang lebih teknis, terutama dalam memitigasi bencana air.

Ia menaruh harapan besar pada terciptanya kerja sama konkret dalam penanggulangan banjir yang seringkali tidak mengenal batas administratif wilayah.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyambut positif urgensi kolaborasi hijau ini. Baginya, kedekatan akses darat dan mobilitas warga yang tinggi harus dibarengi dengan komitmen menjaga bentang alam.

Hal ini dibuktikan secara simbolis melalui aksi penanaman pohon yang dilakukan di Markas Kodam XXII/Tambun Bungai sesaat sebelum pertemuan berlangsung.

“Kita ingin kebersamaan ini membuahkan hasil nyata di lapangan. Bukan hanya soal ekonomi, tapi bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan agar dampak perubahan iklim seperti banjir bisa kita kendalikan bersama,” tegas Muhidin.

Selain isu lingkungan, kedua daerah juga sepakat memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas harga barang (inflasi).

Mengingat kedua provinsi memiliki potensi lahan pertanian yang luas, kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Kalimantan sebagai lumbung pangan mandiri.

Pertemuan yang turut dihadiri Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan jajaran Forkopimda ini menjadi sinyal kuat bahwa Kalsel dan Kalteng siap melangkah lebih jauh dari sekadar tetangga.

Kedua provinsi sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan Kalimantan yang lebih hijau dan tangguh bencana.(Olpah Sari).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!