Lebaran Seru di Kebun Wisata Petik Timun dan Pepaya
Foto Ilustrasi - Dok Olpah Sari.
Libur Lebaran tak selalu identik dengan pusat perbelanjaan atau destinasi kota. Di kawasan Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, suasana berbeda justru terasa lebih hidup.
Hamparan kebun hijau dipadati pengunjung yang antusias memetik langsung buah dan sayuran segar timun dan pepaya dari pohonnya.
Sejak hari kedua Lebaran, lokasi wisata petik ini milik pribadi ini, dikunjungi warga dan keluarga serta kerabat.Meskipun hanya belasan hektar namun keberadaan kebun mendiang keluarga Chairuddin
Anak-anak berlarian di antara tanaman, sementara orang tua sibuk memilih buah terbaik. Aktivitas sederhana ini justru menjadi pengalaman berharga, terutama bagi mereka yang jarang bersentuhan langsung dengan dunia pertanian.
Arifia, pengelola kebun wisata, mengungkapkan kebun ini memang untuk wisata keluarga mereka semata. Meskipun begitu kebunnya kerap dikunjungi relasi dan kolega yang ingin liburan sejenak, sambil melihat tanaman pepaya dan timun.

Menurutnya, konsep wisata edukatif sekaligus rekreatif menjadi daya tarik utama, kawan-kawannya mengunjungi kebunnya yang terletak di kawasan Jalan A Yani KM 30, Liang Anggang, Bati-Bati, Tanah Laut.
“Sebenarnya ini kebun pribadi.Biasanya hanya keluarga dekat dan kerabat yang berkunjung. Namun lebaran tahun ini beberapa teman dan warga lainnya mampir kesini. Entah dari mulut ke mulut, mereka datang mengunjungi kebun kami,” ujar perempuan muda yang sehari-hari adalah Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin.
Momentum Lebaran ini memang selalu ramai. Orang ingin suasana baru, tidak hanya jalan-jalan, tapi juga ada pengalaman. Di sini mereka bisa petik sendiri, merasakan langsung hasil kebun.
Arifia sendiri biasanya menemani tamunya mengunjungi langsung kebun yang terbilang luas.Di kebun tersebut, pengunjung diperbolehkan memetik timun segar dan pepaya matang langsung dari pohon. Selain itu, tersedia juga spot foto alami yang menjadi incaran pengunjung untuk mengabadikan momen kebersamaan.

Dr.Ani Rais, salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk mencari suasana berbeda saat libur Lebaran.
“Anak-anak senang sekali. Mereka jadi tahu bagaimana buah itu tumbuh, bukan cuma beli di pasar. Ini juga jadi ajang edukasi sambil liburan,” katanya.
Hal senada disampaikan Miske, pengunjung lainnya. Ia menilai wisata petik ini memberikan pengalaman yang sederhana namun berkesan.
“Rasanya beda, bisa petik sendiri, langsung dimakan. Lebih segar dan puas. Apalagi suasananya alami, bikin rileks,” ucapnya sambil tersenyum.
Selain memberikan pengalaman wisata, keberadaan kebun petik ini juga berdampak pada perekonomian lokal. Penjualan hasil kebun meningkat, sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Bagi sebagian orang, Lebaran adalah tentang kembali ke akar, yakni sebuah kehangatan keluarga, kesederhanaan, dan kebersamaan. Di Liang Anggang, semua itu berpadu dalam satu pengalaman memetik langsung rezeki dari alam.(Olpah Sari).
