Ramadan, Pesan Kebersamaan dari Bupati Batola

0
SAFARI RAMADAN

Bupati H Bahrul Ilmi saat menyampaikan pesan indah Ramadan di Aula Selidah Marabahan. (Foto - Diskominfo Batola).

Bulan Ramadan bagi Bupati Bahrul Ilmi bukan sekadar momentum kegiatan keagamaan. Di hadapan masyarakat Kecamatan Marabahan dan Wanaraya, ia memaknai bulan suci ini sebagai ruang untuk merawat kebersamaan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Aula Selidah, Marabahan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari dua kecamatan itu bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang silaturahmi yang hangat di tengah suasana Ramadan.

Bagi Bahrul Ilmi, Ramadan selalu menghadirkan kesempatan untuk kembali mendekatkan diri dengan masyarakat. Ia menyebut bulan suci sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat rasa persaudaraan, saling mendoakan, dan membangun optimisme bersama.

“Tahun ini kita mencoba konsep yang berbeda. Beberapa kecamatan kita kumpulkan di Marabahan agar bisa merasakan kebersamaan bersama,” ujarnya.

Konsep tersebut sengaja dibuat bergantian. Jika pada tahun sebelumnya pemerintah daerah datang langsung ke kecamatan-kecamatan, kali ini masyarakat diundang berkumpul di ibu kota kabupaten. Tujuannya sederhana: agar masyarakat juga dapat merasakan suasana kebersamaan yang sama dan melihat langsung aktivitas pemerintahan di pusat daerah.

Namun yang paling ditekankan oleh Bupati bukanlah bentuk acaranya, melainkan nilai yang ingin dibangun dari pertemuan itu. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai ruang memperbanyak doa dan harapan baik bagi daerah.

Bahrul Ilmi mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun dengan program pembangunan, tetapi juga dengan kebersamaan dan doa masyarakatnya. Karena itu ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memohon agar Kabupaten Barito Kuala selalu dijauhkan dari bencana dan marabahaya.

Doa itu juga ia perluas untuk bangsa Indonesia. Menurutnya, ketenangan dan kedamaian negara adalah fondasi penting bagi pembangunan daerah.

“Semoga negara kita Indonesia selalu damai dan sejahtera. Kita juga mendoakan para pemimpin bangsa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bahrul Ilmi menyampaikan pesan yang sederhana namun menyentuh. Ia memohon maaf kepada masyarakat apabila dalam pelayanan pemerintah daerah masih terdapat kekurangan.

Bagi seorang kepala daerah, sikap seperti ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi pengingat bahwa kepemimpinan pada akhirnya adalah tentang kepercayaan masyarakat.

Safari Ramadan di Marabahan malam itu pun terasa lebih dari sekadar agenda pemerintahan. Ia menjadi ruang perjumpaan antara pemimpin dan masyarakat, tempat harapan dipanjatkan bersama, dan tempat kebersamaan dirawat di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah.(Olpah Sari)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!