Lebaran Saatnya Merawat Wajah Sehat dan Cantik

0
CHUNAI-ENDY CANTIK-CANTIK LEBARAN

Foto Ilustrasi : Wajah cantik dan segar dambaan setiap wanita di momen lebaran. (Foto Risanta - Model : Chunay & Endy).

Lebaran selalu punya cara sendiri untuk membuat orang ingin tampil lebih baik dari hari biasa. Baju baru, sepatu baru, rumah yang lebih rapi, hingga meja tamu yang penuh kue.

Namun di antara semua persiapan itu, ada satu hal yang sering luput diperhatikan adalah kulit wajah yang tetap sehat selama sebulan berpuasa.

Padahal, bagi banyak orang, wajah adalah “kartu pertama” yang menyapa saat silaturahmi. Senyum, salam, dan tatapan mata sering kali diiringi dengan wajah yang segar.

Tidak berlebihan jika perawatan kulit menjelang Lebaran kini menjadi bagian dari ritual kecil Ramadan.

Selama bulan puasa, ritme tubuh berubah. Waktu makan bergeser, jam tidur sering berkurang, sementara aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Kombinasi ini membuat kulit lebih rentan kering, kusam, bahkan berjerawat. Tanpa perawatan yang tepat, wajah bisa terlihat lelah justru pada hari yang seharusnya paling membahagiakan.

Karena itu, para ahli dermatologi menyarankan agar perawatan kulit tidak dilakukan secara instan menjelang hari raya. Hasil terbaik justru datang dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten jauh hari sebelumnya.

 

Foto Ilustrasi – Wajah sehat dan ayu sepanjang Ramadan hingga Lebaran  (Foto – Redaksi).

Merawat Kulit dari Hal Paling Dasar

Dalam dunia perawatan wajah, ada prinsip yang hampir selalu diulang para ahli yakni kembali ke dasar. Kulit yang sehat tidak selalu membutuhkan banyak produk mahal, tetapi membutuhkan rutinitas yang benar.

Langkah paling mendasar adalah membersihkan wajah secara rutin dua kali sehari. Debu, minyak, dan sisa makeup yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori dan membuat wajah tampak kusam. Karena itu, teknik double cleansing menjadi metode yang semakin populer.

Pembersihan pertama menggunakan cleansing oil atau micellar water untuk mengangkat kotoran dan makeup, kemudian dilanjutkan sabun wajah sesuai jenis kulit.

Setelah wajah bersih, kulit membutuhkan pelembap untuk menjaga keseimbangan kadar air. Ini penting terutama selama Ramadan, ketika tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan karena berkurangnya asupan cairan di siang hari.

Tak kalah penting adalah penggunaan tabir surya atau sunscreen setiap pagi. Paparan sinar ultraviolet dapat mempercepat penuaan kulit dan membuat wajah terlihat lebih kusam. Dengan perlindungan yang tepat, kulit tetap terjaga meski aktivitas di luar ruangan meningkat menjelang Lebaran.

Eksfoliasi, Membersihkan yang Tak Terlihat

Kulit manusia secara alami memperbarui diri setiap beberapa minggu. Namun, sel kulit mati sering kali menumpuk di permukaan wajah dan membuat kulit terlihat kusam.

Di sinilah eksfoliasi berperan. Proses pengangkatan sel kulit mati dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu menggunakan scrub wajah atau eksfoliator kimia seperti AHA dan BHA.

Namun para ahli mengingatkan, eksfoliasi tidak perlu dilakukan berlebihan. Terlalu sering justru bisa membuat kulit iritasi dan sensitif. Jika dilakukan dengan tepat, eksfoliasi akan membantu kulit tampak lebih cerah dan teksturnya lebih halus.

Menjelang Lebaran, banyak orang juga memanfaatkan masker wajah sebagai perawatan tambahan. Masker dengan kandungan hidrasi atau pencerah dapat digunakan pada malam takbiran untuk memberikan efek segar keesokan harinya.

 

Foto Ilustrasi – Perawatan kulit tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Pola makan selama Ramadan sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit. (Foto – Risanta).

Nutrisi Kulit Dimulai dari Piring Makan

Perawatan kulit tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Pola makan selama Ramadan sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit.

Saat sahur dan berbuka, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup agar metabolisme tetap seimbang. Konsumsi buah dan sayur yang kaya serat membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus sistem pencernaan.

Sementara itu, ikan yang kaya omega-3 seperti salmon dan tuna dikenal membantu menjaga elastisitas kulit dan mengurangi peradangan. Kandungan lemak sehat ini juga berperan dalam menjaga kelembapan alami kulit.

Air putih tetap menjadi faktor penting. Para ahli kesehatan merekomendasikan konsumsi minimal delapan gelas air setiap hari yang dapat dibagi antara waktu berbuka hingga sahur.

Tanpa hidrasi yang cukup, kulit cenderung terlihat lebih kering dan kurang bercahaya.

Bagi mereka yang ingin hasil lebih maksimal, penggunaan serum bisa menjadi tambahan dalam rutinitas skincare. Dua bahan yang paling sering direkomendasikan adalah Vitamin C dan Niacinamide.

Vitamin C dikenal membantu mencerahkan kulit dan melindungi dari radikal bebas, sementara Niacinamide berfungsi memperbaiki tekstur kulit sekaligus mengurangi tampilan pori-pori.

Penggunaan bahan aktif ini secara rutin dapat membantu wajah terlihat lebih sehat dan bercahaya saat hari raya tiba.

Di tengah kesibukan Ramadan mulai dari bekerja, menyiapkan hidangan berbuka, hingga aktivitas ibadah banyak orang mengorbankan waktu tidur.

Padahal, kurang tidur dapat memicu peningkatan hormon stres atau kortisol yang berdampak pada kesehatan kulit. Dampaknya bisa berupa lingkar hitam di bawah mata, kulit kusam, hingga munculnya jerawat.

Karena itu, menjaga kualitas tidur tetap menjadi bagian penting dari perawatan kulit.

Lebaran dan Wajah yang Berseri

Sejatinya wajah yang sehat tidak hanya soal tampilan, tetapi juga cerminan keseimbangan tubuh dan gaya hidup. Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten selama Ramadan sering kali memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan perawatan instan menjelang hari raya.

Lebaran memang tentang kemenangan setelah sebulan menahan diri. Namun bagi banyak orang, kemenangan kecil juga terasa saat bercermin di pagi hari raya, tatkala melihat wajah yang lebih segar, bersih, dan siap menyambut pelukan keluarga yang datang silih berganti.

Jika dirawat dengan baik sejak sekarang, kulit yang cerah dan glowing saat Lebaran bukan lagi sekadar harapan, melainkan hasil dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.(Ridzky Husna).

Rizky Husna adalah Jurnalis Economic Travelling.Com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!