Antisipasi Kerawanan Selama Ramadan, Wali Kota dan Kapolresta Patroli Malam
Mengendarai motor Trail Wali Kota Banjarmasin bersama Kapolrestas Banjarmasin keliling patroli menyusuri Banjarmasin. (Foto - Bagian Adpim Kota Banjarmasin).
Pemerintah Kota bersama jajaran kepolisian menunjukkan komitmen kuat menjaga keamanan selama bulan suci Ramadan dengan turun langsung memimpin patroli gabungan di sejumlah titik rawan di Banjarmasin, Minggu (22/02/2026) dini hari.
Wali Kota Muhammad Yamin HR bersama Kapolresta Cuncun Kurniadi langsung bergerak dan melibatkan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.
Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian di lapangan menjadi pesan tegas bahwa stabilitas keamanan selama Ramadan adalah prioritas bersama.
Patroli difokuskan pada jam-jam rawan, terutama selepas salat tarawih hingga menjelang sahur, saat aktivitas masyarakat meningkat dan potensi gangguan ketertiban cenderung muncul.
Rute patroli menyasar sejumlah kawasan strategis, mulai dari Siring Bekantan menuju Jalan A. Yani Km 1 hingga Km 6, dilanjutkan ke Jalan Pramuka, Jalan Veteran, hingga Kampung Gadang.
Rombongan juga memantau situasi di sekitar Jembatan Pasar Lama dan kawasan Siring 0 KM Eks Gubernur yang kerap menjadi pusat keramaian warga pada malam hari.
Wali Kota Muhammad Yamin HR menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.
“Kami ingin memastikan suasana Ramadan di Banjarmasin tetap kondusif. Pemerintah hadir bersama aparat untuk menjaga ketertiban, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Selain mengantisipasi balap liar dan potensi konflik antar kelompok remaja, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif. Remaja yang masih berkumpul hingga larut malam diberikan imbauan agar segera pulang dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Kapolresta Cuncun Kurniadi menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan aparat penegak perda menjadi kunci menjaga stabilitas kota. Ia juga mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas anak-anak di malam hari.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah potensi gangguan ketertiban,” tegasnya.
Melalui patroli rutin selama Ramadan, Pemerintah Kota dan kepolisian berharap tercipta suasana religius yang sejalan dengan ketertiban sosial. Dengan pengawasan yang konsisten dan keterlibatan masyarakat, Ramadan di Banjarmasin diharapkan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat bagi seluruh warganya.(Ridzky Husna).
