Bank Kalsel dan OJK Dorong Konsolidasi BPR Pemda untuk Perkuat Pembiayaan UMKM di Kalsel

0
BANK KALSEL KONSOLIDASI

Foto - Humas Bank Kalsel.

Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan mendorong penguatan sektor keuangan daerah melalui Focus Group Discussion (FGD) Konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Milik Pemerintah Daerah se-Kalimantan Selatan yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (20/01/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas BPR agar lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah pedesaan Kalimantan Selatan.

FGD tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, OJK Kalimantan Selatan, Biro Ekonomi Setdaprov Kalsel, hingga jajaran pemerintah kabupaten yang memiliki BPR.

Forum ini membahas arah transformasi kelembagaan BPR, penguatan tata kelola, serta skema konsolidasi yang dinilai relevan dengan dinamika ekonomi daerah dan kebutuhan pembiayaan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, menegaskan bahwa penguatan peran BPR dan Bank Kalsel menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pemerintah provinsi memandang lembaga keuangan daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan dan membantu UMKM pedesaan naik kelas melalui akses pembiayaan yang lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menilai konsolidasi BPR sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi industri BPR di daerah. Menurutnya, konsolidasi tidak hanya bertujuan memperbesar skala usaha, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola, permodalan, dan layanan kepada masyarakat.

“Dengan struktur yang lebih kuat, BPR akan lebih siap mendukung pembiayaan produktif UMKM serta memperluas inklusi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan,” kata Fachrudin.

Lebih lanjut, Bank Kalsel menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mitra strategis dalam proses konsolidasi, antara lain melalui pembinaan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pendampingan pengembangan model bisnis BPR yang adaptif terhadap transformasi digital.

Melalui sinergi antara Bank Kalsel, OJK, dan pemerintah daerah, konsolidasi BPR diharapkan mampu memperkuat ekosistem keuangan daerah Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!