ASTINDO Promosikan Pariwisata Indonesia di CITM 2025

0
ANTON DKK UTAMA

Sebanyak 12 perwakilan ASTINDO dari berbagai daerah di Indonesia hadir atas undangan resmi China Cultural & Tourism Authority.(Foto-Antonius Panggabean).

 Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam promosi pariwisata nasional dengan berpartisipasi dalam China International Travel Mart (CITM) 2025 yang digelar pada 19–21 Desember 2025 di Hainan International Convention and Exhibition Centre, Haikou, Provinsi Hainan, Tiongkok.

Sebanyak 12 perwakilan ASTINDO dari berbagai daerah di Indonesia hadir atas undangan resmi China Cultural & Tourism Authority. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring kerja sama pariwisata internasional, sekaligus membuka peluang bisnis baru dengan pelaku industri pariwisata global, baik untuk pasar outbound maupun inbound.

Delegasi ASTINDO Indonesia berasal dari sejumlah provinsi, membawa misi memperkenalkan keragaman destinasi wisata Nusantara kepada pasar internasional. Para perwakilan tersebut antara lain Madeleine Sophie Atik dari Dewan Pimpinan Pusat ASTINDO, serta delegasi daerah dari Kalimantan, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Aceh, Lombok, dan Jakarta.

Menurut Madeleine Sophie Atik, partisipasi ASTINDO dalam CITM 2025 merupakan langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta pariwisata dunia saat ini dan masa sekarang.

“Melalui CITM, ASTINDO ingin memperluas jaringan kerja sama internasional, membuka peluang bisnis dengan mitra global, serta mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata yang beragam dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Anton Panggabean bersama salah satu delegasi CITM 2025. (Foto-Antonius Panggabean).

Selain mengikuti rangkaian pameran, delegasi ASTINDO Indonesia juga melakukan kunjungan ke Provinsi Fujian sebagai bagian dari kegiatan orientasi dan pengenalan destinasi wisata baru. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan paket wisata baru yang relevan dengan minat wisatawan Indonesia dan pasar internasional.

Dalam ajang CITM 2025, ASTINDO secara aktif mempromosikan destinasi wisata Indonesia di luar Bali, mulai dari wisata alam, budaya, hingga pengalaman berbasis komunitas yang tersebar di berbagai daerah. Pendekatan business-to-business (B2B) menjadi fokus utama untuk menjalin kemitraan langsung dengan tour operator, travel agent, dan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara.

Salah satu delegasi, Antonius Panggabean dari ASTINDO Kalimantan Selatan, melakukan sejumlah pertemuan bisnis dengan tour operator dari Italia, Prancis, Spanyol, serta mitra dari Amerika Serikat dan Australia. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan potensi Kalimantan yang dinilai masih belum banyak dikenal oleh pasar internasional.

 

Antonius Panggabean saat memberikan penjelasan terkait potensi pariwisata Indonesia dan Kalsel kepada Reporter TV Tiongkok.

Pada kesempatan yang sama, delegasi ASTINDO Indonesia juga mendapat perhatian media internasional. Ketua DPD ASTINDO Kalimantan Selatan berkesempatan diwawancarai oleh stasiun televisi nasional Tiongkok, CCTV, terkait penyelenggaraan China International Travel Mart dan peluang kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Tiongkok.

Keikutsertaan ASTINDO dalam CITM 2025 diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia secara lebih merata, serta memperkuat hubungan kerja sama pariwisata antara Indonesia, Tiongkok, dan negara-negara lain yang terlibat dalam pameran tersebut.

Partisipasi aktif dalam forum internasional seperti CITM juga diyakini akan semakin mengangkat citra pariwisata Indonesia di kancah global, sekaligus memperkuat peran ASTINDO sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan industri pariwisata nasional.(Olpah Sari)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!