Menjelajah Hiruk-Pikuk Singapura

0
Singapura

Tak salah jika saat liburan terbaik adalah ke Singapura , yang memiliki wahana yang bikin kangen wisatawan. (Foto- Dok Keluarga Husni Naparin).

Catatan Perjalanan Keluarga Husni Naparin dari Banjarmasin

Singapura selalu punya cara menyambut setiap pelancong dengan kejutan, rapi, cepat, dan penuh warna. Hal itu pula yang dirasakan DR Husni Naparin saat menjelajah Negeri Singa bersama keluarga kecilnya.

Dari Banjarmasin, ia berangkat dengan ibu dan kedua adiknya, Ais serta Nazwa, untuk menikmati perjalanan tiga hari yang padat namun penuh pengalaman berharga.

Sejak tiba di Bandara Changi, atmosfer modern sudah terasa. Namun perjalanan sesungguhnya dimulai ketika rombongan menapaki Orchard Road, ikon belanja yang tak pernah tidur. Hamparan butik, department store, dan kerlip lampu etalase membuat kawasan ini seperti panggung megah bagi siapa saja yang datang.

Husni Naparin dan keluarga berjalan santai, sesekali berhenti untuk berfoto di depan spot-spot ikonik sepanjang trotoar yang bersih dan teduh.

 

Sisi lain Keindahan Singapora di waktu malam yang sayang terlewat begitu saja.

Dari Orchard, perjalanan berlanjut ke kawasan yang lebih merakyat,Bugis Street. Di sinilah warna Singapura terlihat lebih dinamis. Deretan pedagang, aroma street food, hingga toko suvenir yang ramah di kantong membuat Ais dan Nazwa betah berlama-lama.

Tak jauh dari sana, Bugis Junction dan Bugis Mall menjadi destinasi berikutnya. Mall yang terhubung langsung dengan stasiun MRT ini menyajikan suasana urban yang praktis dan penuh energi, cocok untuk wisatawan keluarga.

Usai berbelanja ringan, pria baru saja menggondol gelar Doktor di salah satu universitas ternama di Malaysia,  mengajak rombongan menuju Takashimaya di kawasan Orchard. Berbeda dari mall lainnya, Takashimaya menyajikan suasana elegan dengan brand-brand kelas dunia.

“Bukan hanya belanja, tapi lihat suasana dan arsitekturnya saja sudah menyenangkan,” ujar Husni Nafarin.

Perjalanan semakin lengkap ketika mereka menuju ikon utama Singapura, Merlion Park. Patung singa–ikan yang menjadi simbol negara itu berdiri megah di tepi Marina Bay. Angin laut dan pemandangan gedung pencakar langit membuat suasana semakin hidup. Ais dan Nazwa tampak antusias mengabadikan momen dengan latar skyline Singapura yang dramatis. Tidak jauh dari situ, mereka singgah ke Albert Centre, pusat kuliner rakyat yang menawarkan hidangan lokal dengan harga terjangkau.

 

Universal Studio Singapore terus menjadi magnet bagi wisatawan dunia, termasuk keluarga DR Husni Naparin.

Hari berikutnya, rombongan bergerak menuju pulau hiburan paling terkenal di negeri itu, Sentosa Island. Perjalanan dengan Sentosa Express terasa menyenangkan, seolah memasuki dunia berbeda. Pantai bersih, spot foto menarik, hingga atraksi keluarga menjadi suguhan khas Sentosa.

Puncak perjalanan tentu saja berada di Universal Studios Singapore (USS). Sejak melewati gerbang besar berlogo Universal, antusiasme mereka langsung memuncak. Dari wahana Transformers, Jurassic Park Rapids, hingga Hollywood Boulevard, semuanya memberikan pengalaman seru dan tak terlupakan.

“USS ini seperti dunia mimpi yang dibuat nyata,” cerita Nazwa setelah mencoba beberapa atraksi favorit.

Tiga hari menjelajah Singapura menjadi kisah perjalanan yang padat namun berkesan bagi keluarga Husni Naparin. Setiap sudut kota menawarkan cerita, modern namun tertata, ramai namun nyaman, kecil namun kaya pengalaman.

Dan bagi Husni Naparin, perjalanan ini bukan sekadar liburan, tetapi waktu berharga bersama keluarga, menjelajah, belajar, dan menikmati dunia yang lebih luas dari Banjarmasin hingga Negeri Singa.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!