Bupati Batola Dorong Aparat Desa Selaras Membangun Desa

0
BIMTEK PAJAK

Foto - Dok Humas Pemkab Batola.

Bupati Barito Kuala (Batola) menekankan pentingnya keselarasan pola pikir dan pengelolaan antara kepala desa dan aparatnya dalam membangun desa sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan bagi kepala desa, sekretaris desa, serta kaur keuangan se-Kecamatan Mekarsari, yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala, Camat Mekarsari, unsur Forkopimcam, jajaran Polsek dan TNI Mekarsari, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), serta seluruh peserta Bimtek.

Bupati Barito Kuala menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi kunci keberhasilan tata kelola pemerintahan desa yang baik, terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan perpajakan.

“Bimtek ini sangat penting karena kita memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan sistem keuangan desa berjalan dengan baik dan transparan. Aparatur desa harus memahami aturan administrasi dan perpajakan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan sekitar 5.600 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Barito Kuala akan diaktifkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)-nya melalui sistem aplikasi CoreTax, sebagai bagian dari upaya mendukung sistem perpajakan modern dan akuntabel.

“Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintahan untuk mendukung program pemerintah hingga ke tingkat desa,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa administrasi memiliki peran vital dalam menilai kinerja pemerintahan desa.

“Sebagus apa pun pekerjaan di lapangan, jika administrasinya tidak tertata, hasilnya tidak akan dinilai baik. Begitu juga sebaliknya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong seluruh desa di Barito Kuala untuk terus berbenah menuju predikat Desa Mandiri. Saat ini terdapat 195 desa di 17 kecamatan yang menjadi sasaran penilaian dalam program tersebut.

“Mari kita dorong perubahan agar Kabupaten Barito Kuala dapat menjadi contoh terbaik bagi kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan,” serunya.

Acara ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan Bimtek oleh Bupati, disambut tepuk tangan peserta, dan dilanjutkan dengan doa bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kepala desa dan perangkatnya semakin selaras dalam pola pikir dan tata kelola pemerintahan desa, sehingga mampu mewujudkan pembangunan desa yang efektif, transparan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Barito Kuala.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!