Menengok Sorga Kuliner di Bakul Fest Banjarmasin
Seorang pengunjung muda menatap serius jajanan menggugah selera di Bakul Fest 2025. (Foto- Diskominfotik Banjarmasin).
Wagub Hasnur Angkat Jempol Banjarmasin Berdayakan UMKM
Wajah malam Banjarmasin semakin bersinar. Kota Banjarmasin di waktu malam pun semakin penuh warna dan tidak sesuram dulu lagi. Karena hampir di setiap sudut kota bermunculan gerai kopi dan jajanan yang menggugah selera termasuk wisata kuliner malam lengkap dengan jajanan masa kini maupun kuliner tradisional.
Malam itu, Siring Balai Kota Banjarmasin terasa hidup. Aroma harum aneka jajanan khas Banjar menguar, berpadu dengan tawa dan obrolan warga yang berdatangan. Pemandangan ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari perayaan besar—Hari Jadi Banjarmasin ke-499—yang dibuka dengan sebuah perhelatan istimewa: Bamara Kuliner Festival.
Festival yang secara resmi diluncurkan Selasa malam (02/09/2025) ini bukan sekadar ajang makan-makan. Ia adalah jantung dari sebuah visi besar untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, hadir memberikan apresiasi. Ia melihat festival ini sebagai lebih dari sekadar pesta, melainkan sebuah sarana strategis untuk memperkuat identitas kuliner lokal dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil.
“Kami berharap event ini mendapat tanggapan positif dari warga dan menjadi momentum mengangkat potensi kuliner lokal,” ujarnya seraya mengacungkan jempol saat meninjau stan peserta.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menambahkan bahwa festival ini adalah pembuka dari rangkaian panjang perayaan Hari Jadi Banjarmasin yang akan berlangsung sepanjang September.
Beragam agenda, mulai dari pertunjukan seni, olahraga, hingga kegiatan budaya, akan memeriahkan “Kota Seribu Sungai”. Namun, dari semua itu, Bamara Kuliner Festival menjadi magnet utama.
Selama sebulan penuh, dari 1 hingga 30 September 2025, lebih dari 40 pelaku UMKM kuliner khas Banjarmasin akan memamerkan produk terbaik mereka.
“Ini adalah peluang emas bagi para pengusaha kecil untuk menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus melestarikan kekayaan kuliner Banjar,”terang Yamin.
Yamin pun juga mengajak seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut memeriahkan dan mendukung festival dengan membeli jajanan yang ada.
Melalui festival ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap Hari Jadi ke-499 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata. Sebuah perayaan yang tak hanya meriah di permukaan, tetapi juga mengakar kuat pada penguatan ekonomi rakyat, pelestarian budaya, dan pengukuhan identitas Banjarmasin sebagai surga kuliner di Borneo.(Ridzky Husna).

Que bueno experiencia para ver cualquier lugar para comer