Ketahanan Pangan Prioritas Utama Barito Kuala

0
BAHRUL WANARAYA

Bupati Barito Kuala ikut memanen padi menggunakan Combine harvester . (Foto-Tim Kominfo Batola).

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) memastikan ketahanan pangan menjadi prioritas utama daerah mereka. Alasannya ketahanan pangan yang baik meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan mendorong perekomian Bumi Ije Jela.

Pemerintahan H Bahrul Ilmi dan Herman Susilo terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian daerah. Pemkab Barito Kuala terus mendorong modernisasi melalui penerapan teknologi tepat guna dan optimalisasi lahan. Tahun 2025 ini, Batola mendapat program Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 1.696 hektar dan cetak sawah baru seluas 225 hektar.

Hal ini mengemuka dalam acara Syukuran Panen dan Tanam Padi Bersama di lahan sawah Brigade Pangan, Desa Waringin Kencana, Kecamatan Wanaraya, Kamis (31/07/2025), yang dihadiri langsung Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi.

Bupati Bahrul Ilmi sendiri sangat bersyukur dengan keberhasilan para petani yang mampu melaksanakan panen padi dengan hasil yang memuaskan. Dia pun mengapresiasi semua kerja keras dan ketekunan para petani yang akan kembali memulai musim tanam.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan syukuran atas panen padi yang terlihat sangat bagus. Semoga hasil panen kali ini berkah dan melimpah,” ujar Bahrul Ilmi.

Bupati yang merupakan lulusan Doktor Hukum Universitas Sultan Agung menegaskan ketahanan pangan menjadi prioritas utama pemerintahannya. Hal ini karena pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus selalu tersedia.

 

Bupati Bahrul Ilmi saat memberikan arahan dalam acara Syukuran Panen dan Tanam Padi Bersama di lahan sawah Brigade Pangan, Desa Waringin Kencana, Kecamatan Wanaraya, Kamis (31/07/2025). (Foto-Tim Kominfo Batola).

Bahrul Ilmu juga menyebut sektor pertanian memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menciptakan ketahanan pangan, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan petani, dan membuka lapangan kerja.

“Pertanian bukan sekadar urusan tanam dan panen, tetapi juga menyangkut kesejahteraan para petani. Maka pembangunan sektor ini menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Sekedar diketahui berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Mulai perbaikan infrastruktur pertanian, pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) demi mendukung efisiensi dan produktivitas petani.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!